Langsung ke konten
NASIONAL

14 Hari Tanpa Anggaran, LABUMI Sukses Gelar Suran 9 Desa di Bumiaji "Target Jadi Agenda Tahunan Kota Batu"

2 menit baca
26x dibaca
AD 728x90 — Landscape
Bagikan:
14 Hari Tanpa Anggaran, LABUMI Sukses Gelar Suran 9 Desa di Bumiaji "Target Jadi Agenda Tahunan Kota Batu"

MALANG NEWS - Pengembangan Budaya di Kecamatan Bumiaji lewat LABUMI (Lembaga Budaya dan Seni Kecamatan Bumiaji), mulai dibentuk tahun lalu dengan tujuan sebagai wadah untuk menggerakkan kegiatan budaya di 9 desa se-Kecamatan Bumiaji. LABUMI bar...

MALANG NEWS - Pengembangan Budaya di Kecamatan Bumiaji lewat LABUMI (Lembaga Budaya dan Seni Kecamatan Bumiaji), mulai dibentuk tahun lalu dengan tujuan sebagai wadah untuk menggerakkan kegiatan budaya di 9 desa se-Kecamatan Bumiaji.

LABUMI baru jalan 1 tahun tapi sudah langsung tancap gas. Targetnya budaya, seni dan juga pelestarian, membuat jadi agenda tahunan, dan mengangkat jadi potensi wisata Kota Batu.

Camat Bumiaji, Thomas Maido menjelaskan, bahwa kegiatan tersebut perdana di bulan Suro, dengan nama Wilujengan Agung Suran mengusung tema Mamayu Hayuning Bumiaji.

Baca Juga
Transformasi Pelayanan Publik, Kapolres Batu, AKBP Dr. Aris Purwanto Resmikan Ruang SPKT Modern dan Nyaman

Transformasi Pelayanan Publik, Kapolres Batu, AKBP Dr. Aris Purwanto Resmikan Ruang SPKT Modern dan Nyaman

NASIONAL

"Persiapananya hanya 14 hari dan tanpa anggaran, yang menggerakkan semangat pengurus LABUMI, mulai dari para kepala desa, BPD, beserta tokoh masyarakat. Kegiatan perdana ini dapat berjalan bagus dan meriah. Peserta 9 desa se-Kecamatan Bumiaji ikut memeriahkan," terangnya kepada awak media, pada Selasa (14/7/2026) malam.

Bidik Agenda Tahunan Hingga Tingkat Kota

Harapan ke depan, kegiatan ini tidak hanya berhenti di tingkat dusun, desa, dan kecamatan. LABUNI menargetkan kegiatan serupa bisa menjadi agenda rutin tahunan hingga ke tingkat Kota Batu.

Baca Juga
Polres Batu Gelar Forum Konsultasi Publik 2026, Tampung Aspirasi Masyarakat untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan yang Prima

Polres Batu Gelar Forum Konsultasi Publik 2026, Tampung Aspirasi Masyarakat untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan yang Prima

NASIONAL

"Budaya kita sangat banyak. Dengan perkembangan zaman, budaya ini semakin tergerus. Tugas kita mengangkat kembali agar anak cucu kita tahu, ternyata kita punya ini, ternyata kita punya itu," lanjutnya.

Mulai Pendataan Budaya di 9 Desa

Sebagai langkah awal pelestarian, LABUNI sudah menyusun beberapa program. Salah satunya melakukan pendataan budaya yang ada di 9 desa di Kecamatan Bumiaji.

Baca Juga
Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum, Kapolres Batu, AKBP Dr. Aris Purwanti Dilaturahmi ke Kejari Batu

Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum, Kapolres Batu, AKBP Dr. Aris Purwanti Dilaturahmi ke Kejari Batu

NASIONAL

"Kita data budayanya apa saja, kapan dilaksanakan, ada dokumentasinya, lalu kita bukukan. Nanti itu menjadi kenangan untuk anak cucu kita ke depan dan harus diteruskan," ungkapnya.

Ia menekankan, pelestarian budaya bukan hanya tanggung jawab satu orang. "Ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Masing-masing desa punya cerita yang tidak sama. Itu justru jadi daya tarik tersendiri," tambahnya.

Dorongan Menjadi Agenda Wisata

LABUNI juga mendorong agar kegiatan budaya di tiap kecamatan bisa masuk dalam agenda pariwisata Kota Batu. Dengan begitu, keragaman budaya dari tingkat dusun hingga kota dapat dipromosikan secara berkelanjutan.

"Harapannya masing-masing kecamatan melakukan hal yang sama. Dari dusun ke desa, desa ke kecamatan, lalu ditampilkan di tingkat kota. Sehingga budaya kita bisa terus hidup dan dikenal luas," pungkasnya.

Kegiatan perdana LABUNI ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi kecamatan lain di Kota Batu untuk ikut mengangkat dan melestarikan budaya lokal. (Nda)

AD 728x90 — Landscape
R

Aktifkan Notifikasi

Dapatkan update berita terbaru langsung di browser Anda.