Mikutopia Tawarkan Pasang Pagar Pembatas di Jembatan Cangar, Diapresiasi Warga Masyarakat Bumiaji, Cegah Aksi Bunuh Diri
MALANG NEWS – Menyikapi fenomena aksi nekat pemuda yang viral belakangan ini dengan melakukan bunuh diri di jembatan Cangar, membuat warga masyarakat Kecamatan Bumiaji, Kota Batu resah. Pasalnya, jembatan Cangar yang dimaksud kerap menjad...
MALANG NEWS – Menyikapi fenomena aksi nekat pemuda yang viral belakangan ini dengan melakukan bunuh diri di jembatan Cangar, membuat warga masyarakat Kecamatan Bumiaji, Kota Batu resah.
Pasalnya, jembatan Cangar yang dimaksud kerap menjadi titik lokasi aksi bunuh diri untuk kedua kalinya.
Cegah Aksi Bunuh Diri
Mencegah aksi bunuh diri terulang kembali, pihak Manajemen Mikutopia yang berlokasi di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu berinisiatif memberikan respons cepat dengan menawarkan solusi konkret demi keselamatan bersama kepada pemerintah daerah.
Inisiatif Tawarkan Pemasangan Pagar Pembatas
Manajemen Mikutopia bersedia memasang pagar pengaman di dua jembatan tersebut, dimana salah satu tujuannya untuk mencegah terulangnya kejadian memilukan di masa depan.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kuasa Hukum Mikutopia, Haitsam Nuril Brantas Anarki, S.H., M.H dan Bagas Dwi Wicaksono, S.H.
"Pihak kami sudah mendengar dan sangat merespons keresahan masyarakat sekitar. Beberapa waktu lalu ada perwakilan masyarakat yang menemui kami untuk membahas masalah ini," ujar Haitsam Nuril Brantas Anarki kepada awak media, pada Rabu (29/4/2026).
Dalam pertemuan tersebut, menurutnya dibahas berbagai solusi positif. Hasil diskusi menghasilkan kesepakatan, bahwa cara paling efektif adalah dengan pemasangan pagar pembatas.
"Kami senang bisa berdiskusi panjang lebar hingga mencapai kesimpulan, bahwa pencegahan bisa dilakukan dengan memasang pagar di dua jembatan itu," tegasnya.
Dirinya mengungkapkan, bahwa total panjang hampir mencapai 200 meter, terdapat dua jembatan yang akan dipasangi pagar.
"Jembatan pertama memiliki panjang 73 meter, sedangkan jembatan kedua sepanjang 44 meter. Jika dihitung sisi kiri dan kanan, total panjang pagar yang akan dipasang mencapai lebih dari 200 meter," ungkap Haitsam Nuril Brantas Anarki.
Di tempat yang sama, Bagas Dwi Wicaksono juga menambahkan, jika pihaknya siap mengeksekusi pembangunan tersebut dengan cepat tanpa mengurangi nilai estetika bangunan.
"Jika masyarakat menginginkan, kami bisa bergerak lebih cepat. Kami akan membuat pagar yang representatif, kokoh, namun tetap indah dipandang tanpa merusak estetika jembatan," ujarnya.
Meski siap melaksanakan, menurut Bagas Dwi Wicaksono, saat ini pihak Mikutopia masih menunggu satu hal penting, yaitu izin dari instansi yang berwenang.
"Kendala utamanya ada pada perizinan. Jika yang berwenang mengizinkan dengan cepat, maka pihak kami (Mikutopia-red) akan segera bergerak melakukan pemasangan pagar dengan total panjang kurang lebih dua ratus meter lebih," pungkasnya.
Diapresiasi Warga Masyarakat Kecamatan Bumiaji
Sementara itu, Tanti (40) salah seorang warga masyarakat Kecamatan Bumiaji, mengapresiasi sekaligus menyambut baik dan mengucapkan rasa terima kasihnya kepada pihak Manajemen Mikutopia.
"Alhamdulilah, terima kasih kalau ada yang perduli, saya setuju sekali kalau Manajemen Mikutopia berinisiatif memasang pagar pembatas, agar kejadian bunuh diri tidak terjadi lagi dengan begitu dapat dicegah," tutur ibu dua anak ini.
Menurutnya, keberadaan jembatan Cangar menjadi jalan alternatif bagi para wisatawan yang berkunjung ke Kota Batu maupun ke Mojokerto.
"Ya, karena selama ini wisatawan sering dan hampir setiap hari melintas di jembatan Cangar, apalagi kalau musim liburan pasti ramai yang berkunjung ke Kota Batu, memang sudah seharusnya ada yang perduli seperti Manajemen Mikutopia. Saya mengucapkan terima kasih semoga Mikutopia selalu ramai dikunjungi wisatawan," tandas petani bunga ini.
Langkah ini diharapkan segera mendapatkan lampu hijau dari pemerintah daerah, agar upaya pencegahan dapat segera direalisasikan demi kenyamanan dan keselamatan warga masyarakat, terutama para wisatawan yang berkunjung ke Kota Batu. (Nda)
Ditulis oleh
Redaksi Malang News