by

Kota Batu Zona Merah, Dewanti: Dari Klaster Keluarga Bukan Pariwisata

Wali Kota Batu Dra. Hj. Dewanti Rumpoko, M.Si
Wali Kota Batu Dra. Hj. Dewanti Rumpoko, M.Si. (Foto: Instagram @dewanti_rumpoko).
MALANG NEWS – Jumlah peningkatan kasus Covid-19 yang kian pesat membuat Kota Batu, Jawa Timur, kembali menjadi zona merah per Selasa (1/12/2020).


Wali Kota Batu, Dra. Hj. Dewanti Rumpoko, M.Si menjelaskan, bahwasanya kenaikan itu disebabkan oleh klaster keluarga, bukan dari klaster wisata.

“Perlu diingat kenaikan itu bukan dari sektor pariwisata, namun akan tetapi dari klaster keluarga,” terang Budhe sapaan akrabnya saat diwawancarai awak media di Balai Kota Among Tani, Pemkot Batu, pada Rabu (2/12/2020).

Politisi PDIP ini pun memiliki kebijakan tersendiri, untuk tidak bakal untuk menutup tempat-tempat pariwisata yang ada di Kota Batu.

Menurutnya, para wisatwan yang berkunjung ke Kota Batu diyakini datang dalam kondisi sehat.

“Kalau kita melihat orang-orang yang sedang berwisata, pasti sudah merasa dirinya sehat. Dan pastinya, dia punya badan yang fit, baru dia bisa liburan maupun sekadar jalan-jalan,” ujarnya.

Apalagi kalau di tempat wisata, lanjut istri mantan Wali Kota Batu Eddy Rimpoko ini, protokol kesehatannya tergolong sangat ketat.

“Insya Allah itu sudah mengecilkan resiko dia terpapar atau tertular. Jadi, saya rasa tidak perlu (pembatasan kedatangan orang dari luar kota). Yang pasti sekarang ini, masyarakat Kota Batu harus patuh dan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan,” tegas dia.

Mantan None Jakarta ini menambahkan, Satgas Covid-19 pun bakal kembali menegakkan tugasnya lantaran penerapan protokol kesehatan dianggap telah mengendor.

“Ya, kalau dulu awal-awal semua memang masif. Tapi sekarang ini sudah mulai agak kendor. Nah, maka ini yang harus kita perlu ingatkan lagi bila Covid-19 ternyata masih ada,” pungkasnya

Pewarta: Eko Sabdianto
Editor: Andi Rachmanto
Publisher: Edius

Bagikan Tautan

News Feed