Langsung ke konten
NASIONAL

Keberadaan Get E-Parking Habiskan Anggaran Rp 600 Juta, GRIB JAYA Malang Raya Demo Dishub Kota Batu

3 menit baca
138x dibaca
AD 728x90 — Landscape
Bagikan:
Keberadaan Get E-Parking Habiskan Anggaran Rp 600 Juta, GRIB JAYA Malang Raya Demo Dishub Kota Batu

MALANG NEWS - GRIB JAYA Malang Raya, menggelar aksi demonstrasi damai di Balai Kota Among Tani, Kota Batu, pada Jumat (21/8/2026). Aksi ini menyoroti dugaan adanya kelalaian pengelolaan Sistem Get E-Parking di kawasan Alun-Alun Kota Batu. GRUB JAYA...

MALANG NEWS - GRIB JAYA Malang Raya, menggelar aksi demonstrasi damai di Balai Kota Among Tani, Kota Batu, pada Jumat (21/8/2026). Aksi ini menyoroti dugaan adanya kelalaian pengelolaan Sistem Get E-Parking di kawasan Alun-Alun Kota Batu.

GRUB JAYA Malang Raya menilai, keberadaan Get E-Parking tidak maksimal dalam pelaksanaannya. Padahal, keberadaan Get E-Parking telah menelan anggaran Rp 600 juta.

Koordinator GRIB JAYA Malang Raya, Damanhury Jab, S.H, menyoroti dua titik pemasangan Get E-Parking di Jalan Munif dan Jalan Sudiro. 

Baca Juga
Kebakaran Hutan di Gunung Panderman-Butak, Polres Batu Bersama Tim Gabungan Gercep Tangani Kedaruratan, Lokasi Pendakian Ditutup Sementara

Kebakaran Hutan di Gunung Panderman-Butak, Polres Batu Bersama Tim Gabungan Gercep Tangani Kedaruratan, Lokasi Pendakian Ditutup Sementara

NASIONAL

Menurutnya, fasilitas yang dibangun dengan anggaran Rp 600 juta itu hingga kini belum difungsikan secara maksimal.

"Yang kita jumpai di lapangan, Get E-Parking yang sudah dibangun dengan anggaran Rp 600 juta itu tidak difungsikan secara maksimal," tegas Damanhury Jab, saat orasi di depan Balai Kota Among Tani, Pemkot Batu.

Berkaitan dengan hal yang dimaksud, pihaknya meminta penjelasan langsung dari Dinas Perhubungan Kota Batu. 

Baca Juga
Mantan Kepala UPT Pasar Induk Among Tani Tersangka Korupsi, Kejari Batu: Langsung Ditahan, Tapi Penyidikan Belum Final

Mantan Kepala UPT Pasar Induk Among Tani Tersangka Korupsi, Kejari Batu: Langsung Ditahan, Tapi Penyidikan Belum Final

NASIONAL

Selain menuntut kejelasan, Ormas GRIB JAYA Malang Raya ini juga menegaskan, akan mengawal dan memberi peringatan kepada pihak mana pun yang berani "bermain" dengan persoalan parkir di Kota Batu.

"Biar bagaimanapun Kota Batu harus tertib terhadap keuangan, karena sebelumnya banyak sekali skandal-skandal yang sudah merusak harkat dan martabat Kota Batu," ungkap Damanhury Jab.

Jurnalis senior Malang Raya ini juga menyebut, jika pihaknya akan kembali turun ke jalan setelah konsolidasi dan pengumpulan data lebih lanjut, khususnya terkait dengan Get E-Parking.

Baca Juga
Satreskrim Polres Batu, AKP Zaenal Arifin Dalami Kasus Dugaan Penipuan Jual Beli Lapak PKL Alun-Alun

Satreskrim Polres Batu, AKP Zaenal Arifin Dalami Kasus Dugaan Penipuan Jual Beli Lapak PKL Alun-Alun

NASIONAL

Ia menekankan, keberadaannya tidak boleh merugikan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Maka dari itu, GRIB JAYA Malang Raya menuntut adanya kajian akademik dan komitmen, bahwa pemasangan Get E-Parking benar-benar berdampak pada peningkatan PAD Kota Batu yang disebut bisa mencapai lebih dari Rp 1 miliar.

"Kita akan menuntut siapa yang bertanggung jawab. Kasihan dengan pekerja-pekerja parkir. Di mana lagi nikmatnya menjadi orang Batu jika haknya dirampas oleh pemerintah," katanya.

Tanggapan Dishub Kota Batu

Menanggapi aksi tersebut, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Batu, Susetya Herawan, M.Si, menyebut, jika aksi GRIB JAYA Malang Raya sebagai bentuk kontrol sosial yang diperlukan untuk perbaikan bagi Pemkot Batu.

"Kami menerima dengan tangan terbuka, karena ini juga merupakan bagian daripada kontrol sosial untuk perbaikan pengelolaan parkir di Kota Batu," ujar Susetya Herawan, saat menerima GRIB JAYA Malang Raya diruang kerjanya, pada Jumat (21/8/2026).

Ia memastikan, jika pihaknya saat ini tengah menyiapkan evaluasi untuk menertibkan dan menata parkir di Kota Batu, khususnya di kawasan Alun-Alun.

"Yang jelas kita masih ada proses perbaikan, saran maupun kritik tetap kami terima guna untuk ke depannya lebih baik," pungkasnya.

Sebagai informasi, aksi GRIB JAYA diikuti sekitar 150 massa. Mereka membawa spanduk, baliho, dan mobil komando selama berorasi di depan Balai Kota Among Tani, Pemkot Batu. (Nda)

AD 728x90 — Landscape
R

Aktifkan Notifikasi

Dapatkan update berita terbaru langsung di browser Anda.