Langsung ke konten
NASIONAL

Rakor Forum APEL Jadi Komitmen Pemkot Batu Tampung dan Serap 54 Aspirasi dan Usulan dari Desa

3 menit baca
28x dibaca
AD 728x90 — Landscape
Bagikan:
Rakor Forum APEL Jadi Komitmen Pemkot Batu Tampung dan Serap 54 Aspirasi dan Usulan dari Desa

MALANG NEWS - Pemerintah Kota (Pemkot) Batu menyatakan komitmen untuk merealisasikan 54 usulan yang disampaikan para kepala desa se-Kota Batu.  Komitmen itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi bersama APEL se-Kota Batu yang digelar di Warun...

MALANG NEWS - Pemerintah Kota (Pemkot) Batu menyatakan komitmen untuk merealisasikan 54 usulan yang disampaikan para kepala desa se-Kota Batu. 

Komitmen itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi bersama APEL se-Kota Batu yang digelar di Warung Kelingan, Desa Ngandat, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, pada Kamis (30/7/2026).

Rakor ini menjadi forum perdana yang mempertemukan langsung Wali Kota Batu Nurochman, S.H, M.H, Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, S.H., M.H dan Sekda Kota Batu, Ir. Alfi Nurhidayat, S.T., M.T., dengan para kepala desa, lurah, camat, serta sejumlah OPD di lingkungan Pemerintah Kota Batu.

Baca Juga
SDN Sumberejo 02 Kota Batu Kembangkan Program Inovasi Literasi Melalui LASKAR JODA, Usung Filosofi Gelar Sehelai Tikar

SDN Sumberejo 02 Kota Batu Kembangkan Program Inovasi Literasi Melalui LASKAR JODA, Usung Filosofi Gelar Sehelai Tikar

NASIONAL

Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, S.H., M.H mengatakan, bahwa pertemuan ini sengaja digelar untuk menuntaskan usulan-usulan hasil Musrenbang desa yang selama beberapa tahun tertunda.

"Ya, hari ini kita membahas usulan yang sempat tertunda. Biasanya kita ada kegiatan rutin koordinasi atau njagong bersama kepala desa se-Kota Batu. Ada beberapa usulan-usulan dari kepala desa," ujarnya kepada awak media.

Politisi Partai Gerindra ini menyebut, bahwa sebagian besar usulan berkaitan dengan persoalan sosial, seperti penanganan sampah, limbah, hingga penataan makam. 

Baca Juga
Sambut Akhir Pekan Meriah, Satlantas Polres Batu Siapkan Skema Pengalihan Arus Lalin Antisipasi Kemacetan

Sambut Akhir Pekan Meriah, Satlantas Polres Batu Siapkan Skema Pengalihan Arus Lalin Antisipasi Kemacetan

NASIONAL

"Untuk persoalan makam, Pemkot akan mencari solusi agar tidak mengganggu masyarakat sekitar yang ada di sekitaran makam. Bisa dipindahkan atau kita carikan solusi," paparnya.

Menurutnya, Pemerintah Kota Batu juga akan mengakomodasi perubahan anggaran sesuai dengan usulan dari oara kepala desa.

"Namun, dengan catatan usulan tersebut sudah memiliki perencanaan yang jelas. Nantinya kita terus berkoordinasi dan berkolaborasi. Misi-misi kepala daerah dan misi-misi kepala desa harus terwujud. InsyaAllah tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaika, jika kita sering bertemu dan menyelesaikan bersama," urainya.

Baca Juga
Berlian KTV Karaoke Gelar Grand Opening Kolaborasi Cafe dan Villa, Siap Sambut Wisatawan di Kota Batu

Berlian KTV Karaoke Gelar Grand Opening Kolaborasi Cafe dan Villa, Siap Sambut Wisatawan di Kota Batu

NASIONAL

Usulan Desa Meningkat Usai Pokir Ditiadakan

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Desa (Kades) Junrejo, Andi Faizal Hasan menyampaikan, jumlah usulan tahun ini meningkat.

"Itu karena peran dana pokok pikiran DPRD atau pokir ditiadakan. Hal itu membuat desa memiliki ruang lebih besar untuk mengusulkan langsung melalui Musrenbang hingga tingkat kota," ungkapnya.

Menurutnya, pada tahun ini ada banyak hal baru yang masih berkaitan dengan ajuan. Sebab, peran pokir pada tahun ini telah ditiadakan.

"Kemarin ada peran pokir, tahun ini peran pokir ditiadakan. Jadi ada pemaksimalan peran desa dan pemerintah kota. Desa yang mengusulkan Musrenbang sampai masuk di tingkat Musrenbang kota, maka ini ada lebih banyak lagi usulan-usulan yang lain dari setiap desa," terang Faizal.

54 Poin Usulan dari Desa

Dirinya mengungkapkan, bahwa saat ini ada 54 poin usulan yang dicatat langsung oleh Wali Kota Batu, Wakil Wali Kota Batu, dan Sekda Kota Batu.

"Isinya beragam, mulai dari kebutuhan infrastruktur, sosial, hingga persoalan spesifik di tiap-tiap desa yang ada di Kota Batu," ungkapnya.

Para Kades berharap, agar forum seperti ini bisa menjadi agenda rutin yang selalu digelar pada tiap bulannya. 

Sebab, iya menilai pertemuan informal justru lebih efektif karena keluhan dan aspirasi warga bisa didengar langsung dari bawah.

"Kami berharap, forum seperti ini benar-benar menjadi wadah kedekatan. Pemerintah kota turun ke bawah, bertemu dengan kepala desa, mendengar langsung keluhan dan aspirasi, lalu ada tindak lanjut. Ke depan pertemuan seperti ini berlanjut terus dan tidak perlu dengan suasana yang formal. Diskusi langsung seperti ini lebih mengena," tandasnya. (Nda)

AD 728x90 — Landscape
R

Aktifkan Notifikasi

Dapatkan update berita terbaru langsung di browser Anda.