MALANG NEWS – Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional, HUT ke-80 TNI, dan HUT ke-24 Kota Batu, Ishk Tolaram Foundation dan Ishk
Tolaram Eye Centre, bekerja sama dengan Kodim 0818 Malang–Batu, Pemerintah Kota Batu,
dan Pemerintah Kabupaten Malang, menyelenggarakan kegiatan operasi katarak gratis bagi warga masyarakat Kota Batu dan sekitarnya.
Kegiatan ini bertujuan untuk memulihkan penglihatan dan meningkatkan kualitas hidup
masyarakat yang menderita penyakit katarak, salah satu penyebab utama kebutaan yang sebenarnya
dapat dicegah di Indonesia.
Selain itu, melalui kegiatan acara ini juga mencerminkan misi Ishk Tolaram Eye Centre dalam mengatasi kebutaan yang dapat dicegah melalui penyediaan layanan kesehatan mata yang berkualitas dan tentunya mudah untuk diakses.
Sebanyak 250 pasien rencananya akan mendapatkan manfaat dari operasi katarak gratis ini hingga akhir tahun 2025.
Direktur Kesehatan, Indonesia
Ishk Tolaram Foundation, Rahmat Setiawan Hidayat menjelaskan, bahwa Ishk Tolaram Foundation berkomitmen menyediakan akses terhadap pendidikan, layanan kesehatan, dan pelatihan keterampilan bagi masyarakat kurang mampu di Indonesia, Nigeria, Singapura dan Estonia,” terangnya kepada awak media, pada Rabu (5/11/2025).

Tak hanya itu, menurutnya Ishk Tolaram Eye Centre (ITEC) berkomitmen mengurangi
kebutaan yang dapat dicegah dengan menyediakan layanan kesehatan mata yang berkualitas
tinggi dan terjangkau.
“Ya, itu karena ITEC memadukan fasilitas modern dengan pendekatan berbasis komunitas seperti penyuluhan, pemeriksaan mata, dan operasi katarak sertavkami juga melakukan sosialisasi,” ujarnya.
Dirinya menambahkan, Ishk Tolaram Eye Centre memperluas akses layanan kesehatan mata yang berkualitas khususnya bagi masyarakat Kota Batu dan umumnya Jawa Timur.
“Ishk Tolaram Eye Centre (ITEC) berdedikasi untuk mengatasi kebutaan yang dapat dicegah,
melalui penyediaan layanan kesehatan mata berkualitas tinggi dan terjangkau bagi masyarakat, karena visi kami memperluas akses terhadap perawatan mata, pusat ini menggabungkan fasilitas modern dengan inisiatif berbasis masyarakat seperti program penyuluhan, pemeriksaan mata gratis, dan operasi katarak,” imbuhnya.
Pendirian pusat ini, lanjut Rahmat Setiawan Hidayat, dapat mencerminkan komitmen jangka panjang Ishk Tolaram Foundation terutama dalam meningkatkan kesehatan mata di Indonesia.
“Itu karena sejak 2023, yayasan ini telah melaksanakan berbagai kegiatan pemeriksaan dan operasi mata gratis di berbagai daerah, serta bermitra dengan institusi lokal untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan,” urainya.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Program Yayasan Ishk Tolaram Foundation, Mimu Nanwani menyampaikan, bahwa dengan kehadiran Ishk Tolaram Foundation di Indonesia berakar dari sejarah panjang yang dimulai hampir delapan puluh tahun lalu, ketika keluarga Tolaram menetap di Kota Malang.
“Dari sebuah toko kecil keluarga hingga menjadi perusahaan global, fondasi ini tetap berkomitmen terhadap masyarakat Indonesia dengan berinvestasi di bidang pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan komunitas. Selain itu, dalam lima tahun terakhir, Ishk Tolaram Foundation juga telah mengambil langkah-langkah strategis
untuk membangun fondasi yang kuat bagi layanan kesehatan mata,” katanya.
Selain itu, lanjut Mimu Nanwani, pada 2020 lalu pihaknya bekerja sama dengan Rotary Club Malang Central untuk menyumbangkan peralatan keratoplasti dan mendukung 10 operasi kornea di Malang Eye Bank (di bawah PERDAMI Malang).
“Jadi, pada 2021 mengamankan lahan di Kota Batu untuk pembangunan ITEC, itu menandai
komitmen jangka panjang dalam mengurangi kebutaan yang dapat dicegah. Selanjutnya, 2022 memulai pembangunan pusat dengan dukungan Tilganga Institute of Ophthalmology (Nepal) sebagai mitra ahli, guna memperkenalkan praktik terbaik dalam layanan kesehatan mata yang terjangkau dan berkualitas tinggi. Setelah itu, 2023 menyelenggarakan kegiatan operasi katarak di Cirebon dan Magelang bersama PERDAMI dan Lentera Mata Indah, menjangkau lebih dari 700 penerima manfaat dan mendukung lebih dari 730 operasi,” ungkapnya.
Tak berhenti disitu, pada 2024 tahun lalu melanjutkan kegiatan pemeriksaan dan operasi mata gratis untuk 97 individu di Kota Batu dan Malang bersama PERDAMI Malang Raya, KODIM 0818, dan Fred Hollows Foundation, yang turut mendukung 678 operasi tambahan serta pendirian
empat Vision Centre di Jawa Barat.
“Pada 2025 tahun ini, penyelesaian pembangunan ITEC, perekrutan tim operasional, serta pengadaan
peralatan penting untuk memberikan layanan kesehatan mata yang komprehensif
Landing Page,” sebutnya.

Kemitraan dan Kolaborasi
Pendirian Ishk Tolaram Eye Centre (ITEC), masih kata Mimu Nanwani, juga merupakan hasil kolaborasi yang kuat antara berbagai mitra. Mitra-mitra ini juga termasuk pemerintah daerah, organisasi profesi medis, dan lembaga kesehatan mata internasional memberikan kontribusi berupa keahlian, sumber daya, dan jangkauan komunitas.
“Beberapa mitra utama mencakup KODIM 0818 Malang–Batu, PERDAMI, Rotary Club Malang
Central, Tilganga Institute of Ophthalmology, dan Fred Hollows Foundation. Dukungan
mereka memastikan ITEC Batu dapat mewujudkan layanan kesehatan mata yang inklusif dan
berkelanjutan bagi masyarakat,” pungkasnya.
Di tempat yang sama, Manager Ishk Tolaram, Kristina Elok enyampaikan, bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang kurang mampu untuk berobat dengan pengobatan standart tinggi.
“Kegiatan yang kami selenggarakan ini, agar bisa membantu masyarakat yang kurang mampu berobat dengan pengobatan modern yang standarnya tinggi, dan bisa dibandingkan dengan standar internasional sesuai keinginan kita semua, agar masyarakat tidak akan menjadi susah dalam beraktifitas. Jadi intinya kita bisa membantu masyarakat yang mungkin sudah lama mengalami sakit katarak dan dengan adanya kegitan ini bisa sangat membantu,” ungkapnya.
Sementara itu, Peltu Mahali dari Kodim 0818 menambahkan, bahwa kegiatan seperti ini sudah berjalan satu tahun yang lalu dengan berkolaborasi antara Kodim 0818 Malang-Batu bersama Ishk Tolaram Foundation.
“Memang kegiatan bakti sosial operasi katarak ini kita bekerja sama dengan Ishk Tolaram Foundation bertujuan untuk membantu masyarakat yang kurang mampu agar bisa berobat secara gratis, dan harapan kami agar kerjasama ini akan kita kembangkan dan akan menjadikan agenda tahunan,” katanya.

Diapresiasi dan Didukung Pasien
Terpisah, Etik Triastuti salah seorang pasien asal Ngijo, Karangploso, Kabupaten Malang mengapresiasi sekaligus mendukung dengan adanya kegiatan yang dimaksud.
“Alhamdulilah, saya mengapresiasi dan mendukung karena saya merasa terbantu sekali selain alatnya yang lengkap, tempatnya juga bersih serta pelayanannya tentunya sangat ramah sekali,” tandasnya.
Sebagai informasi jadwal kegiatan utama
Identifikasi Pasien oleh KODIM 0818 14–20 Oktober 2025 dan berlanjut hingga akhir
November. Pemeriksaan Awal Visus dan Biometri 22–23 Oktober 2025, tercatat 259 calon pasien
katarak. Pelaksanaan Operasi Perdana 3-5 November 2025. (Nda)










