Ikuti Kami di Google News

MALANG NEWS – Dalam rangka memperingati HUT RI ke-80 dan Selamatan Desa Tlekung ke-211 Tahun 2025, Pemerintah Desa (Pemdes) Tlekung bersama warga masyarakat menggelar kegiatan acara Karnaval Budaya Umum se-Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu pada Minggu (24/8/2025).

Karnaval ini diikuti oleh 34 kontingen yang terbagi dari 40 RT dan 7 RW, dengan mengusung tema “Budaya”.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Desa Tlekung, Mardi, Anggota DPRD Kota Batu, Bambang Sumarto, S.Sos, Camat Junrejo, Parman, Kapolsek Junrejo, Iptu Fredi Yopi Prawito, S.M, Danramil Junrejo dan seluruh warga masyarakat yang ada di Desa Tlekung.

Kepala Desa Tlekung, Mardi menjelaskan, bahwa karnaval budaya ini bertujuan untuk mempromosikan kesenian dan budaya lokal yang ada di Desa Tlekung, serta Kota Batu kepada masyarakat luas.

“Kami ingin menunjukkan keindahan budaya kita kepada orang luar daerah, sehingga mereka dapat mengenal dengan kekayaan budaya kita,” terangnya kepada awak media.

Menurutnya, kontingen pertama karnaval ini mempromosikan mobil-mobil jep, yang merupakan salah satu ikon yang ada di Desa Tkekung, untuk mendongkrak occupancy wisata yang ada di Coban Putri.

“Selain itu, karnaval ini juga menampilkan beragam kesenian tradisional dan budaya lokal yang ada di Desa Tlekung,” terangnya.

Didukung dan Diapresiasi Anggota DPRD Kota Batu

Sementara itu, anggota DPRD Kota Batu, Bambang Sumarto, S.Sos, sangat mengapresiasi sekaligus mendukung dengan digelarnya Karnaval yang mengusung tema Budaya tersebut.

“Ya, tentunya sebagai wakil rakyat saya mendukung sekali, dan juga mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan karnaval ini,” ungkapnya.

Politisi Partai Golkar ini berharap, mudah-mudahan dengan digelarnya kegiatan ini bisa menguri-uri budaya yang ada di Desa Tlekung pada khususnya, dan Kota Batu pada umumnya.

“Semoga dapat mendatangkan wisatawan dan juga memberdayakan para UMKM sekitar, sehingga perekonomian dapat terdongkrak naik,” ujarnya.

Tak lupa, mantan Kades Tlekung ini juga berpesan kepada para generasi muda untuk tetap melestarikan budaya leluhur, melalui kegiatan acara Karnaval yang dimaksud.

“Saya berpesan agar budaya yang ada di Desa Tlekung untuk selalu dilestarikan hingga sampai kepada ana cucu kita. Maka, oleh sebab itu diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan budaya, dan kesenian lokal, serta mempromosikan potensi wisata Desa Tlekung dan Kota Batu kepada wisatawan,” tandasnya. (Nda)

Share: