Ikuti Kami di Google News

MALANG NEWS – Soal adanya dugaan kasus bullying di salah satu SMPN Kota Batu, mendapat atensi serius dari Polres Batu.

Demi mewujudkan Kota Batu Ramah Anak, Polres Batu mengimbau kepada penyelenggara pendidikan, yayasan, lembaga, dinas terkait dan warga masyarakat untuk bersama-sama mengantisipasi dan mencegah praktik-praktik bullying.

Kapolres Batu, AKBP Andi Yudha Pranata, S.H., S.I.K., M.Si melalui Wakapolres Batu, Kompol Danang Yudanto, S.E., S.I.K menyampaikan, bahwa pendidikan bukan hanya menjadi tangung jawab lembaga saja, maupun yayasan atau institusi juga instansi.

“Tapi melainkan merupakan tanggung jawab bagi semua elemen, baik itu penyelenggara pendidikan maupun masyarakat terutama pemerhati anak. Jadi, itu tanggung jawab kita bersama,” ujarnya kepada awak media, pada Rabu (13/8/2025).

Apalagi, lanjut Wakapolres Batu, Kompol Danang Yudanto, Kota Batu dicanangkan sebagai Kota Ramah Anak.

“Maka tentunya ini merupakan kewajiban kita, bahwasanya pendidikan yang didapat oleh anak-anak di Kota Batu dalam sistem pendidikan dapat berkualitas dan anak-anak dapat menjalaninya dengan senang dan maksimal, jauh dari intimidasi, jauh dari praktik-praktik kekerasan seperti bullying serta apapun itu baik secara psikis maupun fisik,” tegasnya.

Menurutnya, masih kata Wakapolres Batu, Kompol Danang Yudanto tumbuh kembangnya anak akan dapat maksimal ketika sarana dan prasarana itu harus menyenangkan, dan suasana prosesi belajar mengajar juga menyenangkan.

“Ya, sehingga anak-anak dapat merasa terlindungi dengan sistem pendidikan yang maksimal, tanpa adanya kekerasan antara satu dengan lainnya,” paparnya.

Dirinya juga mengaku, jika pihak Polres Batu juga telah melakukan sosialisasi ke setiap sekolah-sekolah yang ada di wilayah hukum Polres Batu.

“Tentunya kami secara berkala setiap dua Minggu sekali melakukan kegiatan sosialisasi, baik dari Sat Binmas, Sat Reskrim, Unit PPA, dan kita juga bekerjasama bersama DP3AP2KB Kota Batu dengan tujuan untuk memastikan tumbuh kembang anak, yang jauh dari tindakan kekerasan dan juga bullying,” pungkasnya. (Nda)

Share: