Pj. Wali Kota Batu Aries Agung Paewai, Berikan Bantuan kepada Korban Kebakaran Pasar Relokasi Batu
MALANG NEWS – Pj. Wali Kota Batu Aries Agung Paewai, S.STP., M.T memberikan bantuan sosial…
MALANG NEWS – Pj. Wali Kota Batu Aries Agung Paewai, S.STP., M.T memberikan bantuan sosial kepada korban kebakaran pasar relokasi Batu, yang terjadi pada (15/6/2023) kemarin. Pertama kepada tiga pemilik stan atau bedak di pasar relokasi dan dua orang di Dusun Gondorejo Desa Oro-oro Ombo Kota Batu, bertempat di Kantor UPT Pasar Batu, pada Sabtu (17/6/2023).
Pj. Wali Kota Aries Agung Paewai, S.STP., M.M menyerahkan langsung bantuan sembako kepada masing-masing korban, yang terdiri 10 kilogram beras, 2 kilogram gula pasir, 20 mie instan, 1 kilogram minyak goreng dan 1 bungkus kopi dan teh.
“Semoga tidak terulang lagi, dan kita semua perlu selalu waspada terhadap kemungkinan terjadinya bencana kebakaran, terutama penggunaan listrik yang berlebih,” ujar Aries, saat dikonfirmasi awak media, pada Minggu (18/6/2023).
Dalam kesempatan tersebut, Pj. Wali Kota Batu Aries Agung Paewai, S.STP., M.M yang didampingi Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Pemkot Batu Drs. Eko Suhartono, M.M berdialog dengan pemilik kios pakan ternak yang terbakar Lilik Setyowati warga Jalan Diran, pemilik kios unggas Hartono dan pemilik kios ikan hiad Adi Yuwono warga Jalan Kelud Gang Punden, Kaliputih, Sisir, Batu.
Pj. Wali Kota Batu Aries Agung Paewai, S.STP., M.M tampak dengan serius mendengarkan harapan pedagang yang ingin segera menempati Gedung Pasar Induk Among Tani Kota Batu.
Berkaitan dengan hal itu, dirinya menjelaskan, bahwa saat ini Pemerintah Kota Batu masih menunggu jadwal peresmian, yang nantinya diawali dengan perpindahan para pedagang ke pasar.
“Kita semua berharap pedagang segera menempati pasar yang lebih nyaman. Namun kita masih menunggu jadwal peresmian yang diawali dengan perpindahan pedagang ke Pasar Induk Among Tani,” ungkap Aries.
Usai melakukan dialog, Aries melanjutkan aktivitasnya dengan mengunjungi lokasi kebakaran di Kos milik Alfian, warga Dusun Gondorejo Desa Oro-oro Ombo Kota Batu.
“Saya berpesan masyarakat agar lebih berhati-hati, khususnya terkait penggunaan listrik yang berlebih agar tidak terjadi bencana kebakaran atau konsleting listrik,”pungkasnya.
Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, jika kebakaran terjadi di Pasar Relokasi Batu yang menghanguskan tujuh kios unggas, pakan ternak dan ikan hias. Padahal, para pedagang tengah bersiap untuk pindah ke Pasar Induk Among Tani yang kini sudah selesai pembangunannya. Namun, naas terkena musibah kebakaran.
Selain itu, bertepatan juga dengan kebakaran pada hari yang sama terjadi di rumah kos Jalan Mangga No 35 Dusun Gondorejo RT 03 RW 11, Desa Oro-oro Ombo, Kecamatan Batu, Kota Batu. (Dec)
Ditulis oleh
Edo Rabmadhani