Ikuti Kami di Google News

MALANG NEWS – Kejaksaan Negeri (Kejari) Batu menggelar upacara Persatuan Jaksa Indonesia (Persaja) yang ke-72, bertempat halaman kantor sementara Kejari Batu, yang dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Batu Agus Rujito, S.H., M.H, hadir juga Para Kasi, Kasubag Pembinaan serta para Jaksa dan seluruh pegawai dan PPNPM Kejaksaan Negeri Batu, yang dilanjutkan dengan kegiatan Bhakti Sosial di Panti Asuhan Aisyiyah di Kecamatan Bumiaji, pada Senin (8/5/2023).

Berdasarkan hasil Musyawarah Nasional Luar Biasa pada 20 Juni 2022, telah ditetapkan 6 Mei 1951 sebagai hari lahir Persaja. Adapun tema Peringatan Hari Ulang Tahun Persatuan Jaksa Indonesia ke-72 tahun 2023 adalah Sinergi dan Kolaborasi Demi Kemajuan Negeri.

Kepala Kejaksaan Negeri Batu Agus Rujito, S.H., M.H selaku Inspektur Upacara membacakan sambutan Jaksa Agung RI, bahwa Pimpinan Kejaksaan dan Pelindung Persaja Jaksa Agung RI menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada keluarga besar Persaja, yang telah bekerja keras dan tidak kenal lelah dan Persaja bekerja dengan penuh integritas dan berdedikasi tinggi dalam menjalankan tugas dan fungsinya secara maksimal dengan menorehkan prestasi sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

“Sebagai sebuah organisasi profesi yang juga menjadi sebuah wadah tempat berhimpunnya para Jaksa dalam memupuk jiwa korsa. dengan semangat kebersamaan, kesatuan dan persatuan, memperkukuh kesetiakawanan, meningkatkan integritas, dan profesionalisme Jaksa,” kata Agus Rujito.

Dengan demikian, lanjut Agus Rujito, Persaja tentunya sangat dibutuhkan dalam menopang pelaksanaan perannya sebagai Jaksa maupun dalam kehidupan sehari-hari, agar setiap insan Adhyaksa menyadari dirinya mampu menjadi teladan dan dapat memberikan contoh yang baik bagi lingkungan dimana pun ia berada.

“Eksistensi Persaja diharapkan mampu menjadi fasilitator dalam membentuk Jaksa sebagai abdi hukum yang profesional, berintegritas, berkepribadian, berdisiplin, memiliki etos kerja tinggi, penuh tanggungjawab, bermoral. Persaja harus berhati nurani, sehingga dapat meminimalisir segala bentuk perbuatan tercela yang dilakukan oleh para Jaksa,” ujarnya.

Dalam sambutannnya juga, Kepala Kejaksaan negeri Batu Agus Rujito, S.H, M.H lebih lanjut menyampaikan, Persaja sebagai rumah bagi para Jaksa, harus transparan dalam menyalurkan aspirasi para anggotanya, untuk itu Persaja diharapkan mampu mengaktualisasikan diri dengan memahami perkembangan global, tanggap.

“Persaja harus mampu menyesuaikan diri dalam memelihara citra profesi dan kinerja para Jaksa, sehingga apa yang disuarakan dapat dirasakan manfaatnya secara utuh bagi anggotanya. Dan berbagai tantangan dan hambatan dalam setiap melaksanakan tugas telah kita hadapi bersama, maka hal tersebut tidak menjadi alasan untuk menyerah, melainkan semakin membentuk karakter profesi Jaksa menjadi lebih kuat,” paparnya.

Selain tugas sehari-hari, menurutnya seorang Jaksa tetap dituntut harus mampu mengatasi berbagai persoalan lain dan potensi permasalahan yang muncul demi tegaknya supremasi hukum yang berkeadilan. Semua rintangan tersebut wajib dihadapi oleh seorang Jaksa, sebab hal tersebut merupakan konsekuensi menjalankan pengabdian kepada negara.

“Untuk itu, diperlukan kreativitas dan terus mengembangkan kapasitas agar terus berprestasi. Sehingga kontribusi yang diberikan dengan tulus ikhlas diyakini mampu membawa kebaikan dan kemaslahatan. Oleh karena itu, Jaksa Agung RI mengajak kepada seluruh Jaksa untuk senantiasa menjalankan tugas secara profesional dan menjunjung tinggi integritas dalam tahapan penegakan hukum. Terlebih pada saat ini, eksistensi, peran, dan fungsi penegakan hukum yang dilakukan oleh Kejaksaan menunjukkan trend positif yang dibuktikan dengan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Kejaksaan,” urainya.

Mengakhiri sambutannya, Kepala Kejaksaan Negeri Batu Agus Rujito, S.H., M.H, juga menyampaikan pesan Jaksa Agung RI yang mengingatkan kepada seluruh keluarga besar Adhyaksa untuk sebagai pejabat publik harus senantiasa menunjukkan pengabdian melayani masyarakat dengan mengutamakan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi, mentaati sumpah jabatan, menjunjung tinggi doktrin Tri Krama Adhyaksa. Serta harus membina hubungan kerja sama dengan para pemangku kepentingan dan masyarakat dengan tetap terapkan pola hidup sederhana dan senantiasa tunjukkan nilai-nilai keteladanan dalam bersikap, berperilaku sesuai norma-norma dan nilai-nilai yang hidup serta berkembang dalam masyarakat.

“Jaksa Agung juga mengingatkan, bahwa institusi Kejaksaan tidak hanya terdiri dari Jaksa semata, melainkan juga ada unsur pegawai Tata Usaha yang mempunyai peran tidak kalah penting dalam proses penegakan hukum. Untuk itu, dalam optimalisasi kinerja tugas dan fungsinya, Jaksa harus mampu membina hubungan yang baik dengan sesama Jaksa dan Tata Usaha, Jadikanlah semuanya sebagai partner dan kawan seiring dalam pelaksanaan tanggung jawab dan tugas yang ada dengan penuh kebersamaan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Batu Mohammad Januar Ferdian menambahkan, bahwa pada momen HUT ke-72 Persatuan Jaksa Indonesia (Persaja) kali ini, Kejaksaan Negeri Batu juga melaksanakan Bhakti Sosial di Panti Asuhan Aisyiyah yang ada di Kota Batu.

“Ya, itu juga sebagai bentuk kepedulian dari Persaja Kejari Batu terhadap anak yatim yang ada di Kota Batu. Dengan demikian, diharapkan juga terhadap semua pegawai di Kejari Batu mempunyai kepekaan sosial yang tinggi di masyarakat,” tandas pria asli Arema ini. (Dec)

Share: