Ikuti Kami di Google News

MALANG NEWS – Kota Malang merupakan kota yang selalu melahirkan para atlet-atlet berbakat yang berperan penting, dalam mengharumkan nama bangsa kita hingga ke kanca internasinal.

Atlet-atlet berbakat ini tentunya menjadi inspirasi bagi para generasi muda, dalam mengukir prestasi hingga ke kancah internasional mengikuti jejak mereka.

Seperti Atlet Muda Balap Sepeda BMX asal Kota Malang, Muhammad Danae Almer Abdiel Bahtiar. Danae sapaan akrabnya, lahir dari keluarga pembalap sepeda profesional dan bertepatan dengan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2022 lalu, Danae menjadi salah satu atlet yang oleh pengurus Cabor Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Kota Malang, yang dikirim ke Jakarta mengikuti program Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) dari pemerintah Republik Indonesia.

Terlahir dari Trah Pembalap Sepeda BMX

Menjadi Atlet Balap Sepeda BMX yang dibesarkan dalam keluarga pembalap sepeda, merupakan salah satu motivasi terbesar Danae untuk maju dan mengukir prestasi di dunia balap sepeda BMX.

Danae merupakan cucu dari dua pembalap sepeda ternama di tanah air yang berasal dari Kota Malang yang kini masih berperan aktif sebagai pelatih, yaitu Muhammad Handy dan Sugeng Tri Hartono.

Tak hanya itu, Danae juga merupakan keponakan dari pembalap sepeda yang dijuluki Ratu BMX Asia Tenggara Elga Kharisma Novanda.

Saat diwawancari awak media, Danae mengaku termotivasi untuk menjadi pembalap sepeda BMX terbaik berkat ketika masih belia, sering melihat tantenya (Elga) yang kini menjadi pelatihnya ketika mengikuti kompetisi.

“Dulu seriang liat tante lomba terus tertarik coba-coba kepingin latian sampek sekarang. Motivasi terbesar Danae adalah Ingin mengikuti Olimpic dan jadi juaranya,” kata Danae kepada media, Kamis (12/4/2023).

Altlet muda ini mengaku untuk pendidikan formalnya, dirinya mendapatkan dispensasi khusus agar jadwal latihannya tidak terganggu.

“Sekolahnya cuman 3 jam, dapat dispensasi masuk siang jam 10 karena pagi latihan dulu terus sekolah istirahat terus latian lagi,” ungkapnya.

Lanjut Danae, selama mengikuti program DBON ini, dirinya harus tinggal di Jakarta guna mengikuti pelatihan intens dan tinggal di sebuah hotel.

“Tinggal di hotel sebelahan sama sekolah,” beber Danae.

Si Pembalap Cabe Rawit ini selalu intens mengikuti pelatihan dibawah asuhan langsung si Tante Elga Kharisma, hingga saat ini dengan perkembangan yang sangat gemilang.

Prestasi yang Pernah Ditorehkan Danae

Danae menamatkan pendidikan tingkat dasarnya di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Lesanpuro 3, Kota Malang pada tahun 2022 lalu. Kini, Danae melanjutkan jenjang pendidikan tingkat menengah pertamanya di SMP Labschool Jakarta Timur sejak 2022 hingga saat ini.

Pada tahun 2022 lalu, Si Cabe Rawit ini sempat tampil sebagai peraih Juara 1 (satu) Jakarta Championship kategori 12 tahun. Danae juga sempat menduduki Juara II (dua) Kategori Challange Boys Usia 10 Tahun ke Atas (SD/MI) Championship Disporapar 2022.

Tak hanya itu, Danae juga sempat tampil sebagai Juara 2 Putaran 2 Challange Boys 2010 dalam Kejuaraan BMX di Youth Center Circuit, Selman, Yogyakarta. Selain itu, Danae juga tampil sebagai Juara 2 Putaran 1 Callange Boys 2010 dalam Kejuaraan BMX di Youth Center Sleman, Yogyakarta.

Mengacu dari beberapa prestasi yang ditorehkan oleh atlet muda balap sepeda BMX kelahiran Kota Malang ini, sudah sepatutnya pembaca terkhusu warga Malang Raya berbangga diri karena telah tumbuh kembali tunas harapan Bangsa, yang akan mengharumkan nama Kota Malang di Kanca dunia balap sepeda BMX di Kanca Internasional. (And)

Share: