Ikuti Kami di Google News

MALANG NEWS – Operasi Pekat Semeru 2023 yang telah dilaksanakan Polres Batu selama 12 (dua belas) hari, yang di mulai 17 hingga 28 Maret 2023, berhasil mengungkap 14 (empat belas) kasus pidana.

Hal itu, sesuai yang disampaikan oleh Kapolres Batu AKBP Oskar Syamsuddin, S.I.K., M.T pada saat melaksanakan Press Release di depan Loby Mapolres Batu, pada Kamis (30/3/2023).

Saat Press Release, Kapolres Batu AKBP Oskar sapaan akrabnya memaparkan secara rinci, terkait dengan jenis kejahatan yang berhasil diungkap.

“Bahwa selama 12 hari pelaksanaan Operasi Pekat, Polres Batu telah berhasil mengungkap sebanyak 14 kasus dan 19 orang tersangka yang berhasil diamankan, dengan rincian sebagai berikut, kasus perjudian berhasil diungkap sebanyak 2 kasus, Prostitusi 1 kasus, Narkoba 1 kasus, Petasan 1 kasus, Handak/Bondet 1 kasus dan 8 kasus Miras,” terang AKBP Oskar.

Alumni AKPOL 2003 ini juga memaparkan, jika terdapat juga barang bukti sitaan dari hasil masing-masing kasus.

“Dari seluruh kasus yang kami ungkap, barang bukti yang berhasil kami amankan yaitu sejumlah uang senilai Rp 600 ribu lalu ada 1.280 botol miras dari berbagai merek, 3 (tiga) jerigen minuman keras illegal beralkohol, 1 (satu) bom peledak (bondet), 20 (dua puluh) kilogram, alumunium powder MESH 325, 2 kantong plastik sentrotium nitrate, 2 kantong plastik bubuk serbuk booster klengkeng, 1 (satu) pocket shabu dibungkus plastik klip bening berat kotor sekira 3,02 gram, dan delapan unit handphone,” tambah Kapolres Batu.

Menurut Mantan Kasat Lantas Polres Batu ini, Operasi Pekat Semeru 2023 dilaksanakan setiap tahunnya.

“Dengan tujuan untuk cipta kondisi situasi Kamtibmas yang kondusif menjelang dan pada saat pelaksanaan ibadah di Bulan Ramadhan 1444 H, dengan sasaran memberantas penyakit masyarakat seperti premanisme, perjudian, narkoba atau miras, handak dan senjata tajam,” pungkasnya. (Dec)

Share: