by

Tahun Baru Kelinci 2023, Dian Humas ASPEK Kota Batu: Peternak Harap Penjualan Bisa Meningkat

MALANG NEWS – Tahun Baru Imlek 2023 sudah di ambang mata. Pastinya bagi masyarakat Tionghoa tengah melakukan berbagai macam persiapan.

Seperti yang diketahui bersama, jika Tahun Baru Imlek 2574 akan dirayakan pada Minggu, tepatnya 22 Januari 2023 besok.

Berbicara soal perayaan Imlek, tentu tidak akan jauh dengan mengenal tradisi kebudayaan bagi masyarakat Tionghoa dewasa ini.

Tidak hanya soal kebudayaan saja, melainkan ramalan shio dari 12 jenis hewan pun menjadi hal yang paling banyak dicari orang.

Seperti yang telah diketahui bersama, jika Shio kelinci di 2023 diprediksi akan lebih damai dan akan merasakan keuntungan dalam hal finansial.

Mereka yang terlahir di tahun shio kelinci dikenal memiliki sifat yang tenang dan tegas, serta senang membantu orang lain.

Pemilik shio kelinci adalah orang-orang yang lahir pada tahun 1951, 1963, 1975, 1987, 1999, 2011, dan 2023.

Berkaitan dengan tahun baru kelinci 2023, selama ini, selain dikenal sebagai penghasil buah apel, Kota Batu juga dikenal luas sebagai penghasil hewan peliharaan kelinci terbesar di Indonesia.

Ya, betapa tidak, menginggat di Kota Batu banyak sekali masyarakat yang bermata pencaharian sebagai peternak atau pembudidaya kelinci, baik hias maupun untuk konsumsi.

Peruntungan Shio Kelinci di 2023, para peternak kelinci berharap, agar ada peningkatan penjualan kelinci di Kota Batu.

Hal itu, seperti yang dituturkan Humas Asosiasi Paguyuban Peternak Kelinci (ASPEK) Kota Batu Eko Sabdianto, A.Md. Par.

“Terus terang, jika saat ini permintaan kelinci tengah mengalami pasang surut alias penurunan, itu jika dibandingkan dengan tahun lalu. Rata-rata, para peternak kelinci di Kota Batu hanya mampu mengirim beberapa ekor saja kepada konsumen, jadi memang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya,” ungkap Dian sapaan akrabnya kepada awak media, Sabtu (21/1/2023).

Pemilik farm KWB Rabbitry Indonesia ini berharap, bertepatan dengan tahun baru China atau Imlek peruntungan shio kelinci, para peternak kelinci di Kota Batu dapat meningkat penjualan maupun permintaan kelinci.

“Bertepatan dengan tahun baru kelinci 2023, kami para peternak kelinci di Kota Batu mengharapkan agar penjualan kelinci dapat terus meningkat secara signifikan tentunya, baik pengiriman antar kota maupun ke luar pulau,” ujar dia.

Dian yang juga berprofesi sebagai seorang jurnalis ini menambahkan, jika banyak sekali program-program kerja ASPEK Kota Batu sendiri.

“Selain menyediakan berbagai jenis kelinci hias, kami juga menyediakan daging kelinci untuk memenuhi permintaan konsumen, beserta pelet pakan kelinci. Selain itu, para anggotanya juga berkreasi dengan memanfaatkan bulu kelinci sebagai souvenir, seperti tempat tisu, tas, topi, dompet, gantungan kunci dan lain sebagainya,” imbuh dia.

Berbagai macam kegiatan sosialpun diakuinya, juga kerap kali dilakukan oleh ASPEK Kota Batu.

“Seperti santunan kepada anak-anak yatim ke pondok-pondok pesantren. Selain itu, kami juga setiap tahunnya selalu bagi-bagi takjil gratis beberapa waktu lalu, dengan memanfaatkan olahan daging kelinci kepada masyarakat untuk berbuka puasa,” ungkap Dian.

Dirinya menegaskan, jika selama ini beternak kelinci tidak boleh dianggap sebelah mata. Karena, dengan beternak kelinci dapat meningkatkan taraf hidup perekonomian bagi masyarakat Kota Batu.

“Karena produksinya cepat sekali jika beternak kelinci, sebab masa kehamilan kelinci hanya satu bulan saja, dan anak yang dilahirkanpun berkisar 6 sampai 12 ekor, itu dilihat dari jenis kelincinya juga,” papar dia.

Meski demikian, Dian yang juga seorang fotografer founder RB Models Unity ini mengaku tidak mengalami kesulitan dalam hal pemasaran kelinci.

“Zaman sekarang memang sudah serba canggih, eranya sudah digital, jadi kami para peternak kelinci di Kota Batu acap kali memanfaatkan medsos seperti instagram maupun facebook untuk memasarkannya,” pungkas Dian. (Nda)

Bagikan Tautan

News Feed