Ikuti Kami di Google News

MALANG NEWS – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Perusahaan Real Estate Indonesia (REI) Jawa Timur menggelar Rakerda Tahun 2022 di Kota Batu selama dua hari, terhitung mulai 27 hingga 28 September 2022 .

Pada puncak kegiatannya, Rakerda Tahun 2022 DPD REI Jatim dengan mengusung tema “Bangkit Bersama di Era Digitalisasi Perijinan yang Semakin Mudah dan Lancar”, dilaksanakan di Golden Tulip Hotel Kota Batu, pada Rabu (28/9/2022) siang.

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Wali Kota Batu Dra. Hj. Dewanti Rumpoko, M.Si tersebut juga dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si.

Dalam sambutannya Wali Kota Batu Dra. Hj. Dewanti Rumpoko, M.Si sangat mengapresiasi kegiatan acara Rakerda DPD REI Jatim Tahun 2022 yang dilaksanakan di Kota Batu tersebut.

Menurutnya, sektor property sangat menunjang sektor industri yang lain, oleh karena itu jika dunia sektor properti meningkat tentunya sektor-sektor lain tentunya juga akan meningkat pula, dan secara otomatis juga akan berimbas pada rendahnya tingkat angka penganguran.

“Untuk itu, diharapkan selain kegiatan Rakerda ini, DPD REI Jatim juga bisa menyelenggarakan kegiatan-kegiatan lainnya di Kota Batu,” kata Budhe sapaan akrabnya.

Gubernur Jawa Timur Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si juga menyampaikan, bahwa diharapkan Rakerda REI ini bisa mendapatkan kemudahan perizinan secara digital melalui OSS .

“Namun apabila ada satu item yang bermasalah, maka perizinan melalui OSS tidak bisa lanjut. Karena biasanya ada keterkaitan dengan RDTR, maka itu kewenangan kabupaten dan kota,” ujar Gubernur Jatim.

Masih kata Gubernur Jatim, bagaimana mengkomunikasikan itu, karena saat ini banyak daerah yang mengunakan RDE, dan pada situasi seperti ini bisa dikomunikasikan kepada kepala daerah.

“Ya, misalnya yang digunakan tidak boleh lahan hijau maka yang digunakan harus lahan yang Hiden. Karena pada posisi itu kan bisa dikomunikasikan supaya sama-sama bisa berseiring sejalan,” paparnya.

Ketua Penyelenggara Rakerda REI DPD Jatim Ahmad Salim Assegaf menyampaikan, bahwa untuk anggota DPD REI Jatim per Agustus 2022 ada sekitar 500 orang, namun pada kegiatan Rakerda kali ini dihadiri oleh sekitar 300 orang anggota DPD REI Jatim dan mitra-mitra dari DPD REI Jatim.

“Rangkaian Rakerda ini dilaksanakan selama dua hari, pada hari pertama dilaksanakan mini turnamen, fun game dan out bond yang diadakan di Klub Bunga,” tukasnya.

Dirinya menambahkan, jika semalam juga dilaksanakan welcome dinner di Museum Musik Dunia JTP 3, namun dalam kegiatan ini dikemas dalam acara drama, dan acara tersebut dirasakan bagus dan menghibur sehingga semua orang tertawa dan semua pihak mengapresiasi acara.

“Untuk puncak acara Rakerda dilaksanakan di Golden Tulip Hotel Kota Batu pada hari ini.
Selain itu juga akan dilaksanakan rapat intenal, dimana rapat itu diharapkan kita bisa berkumpul dan diskusi bersama untuk memberikan rekomendasi kepada DPD dan juga mungkin kepada DPP untuk bagaimana bisa anggota-anggota kita lebih sejahtera,” paparnya.

Menurutnya, pada hari ini juga dibahas isu-isu terkini terkait dengan sektor property, oleh karenanya pihaknya ingin duduk bersama mencari solusi bersama dan membuat program bersama, untuk bagaimana kegiatan-kegiatan dunia sektor property itu bisa berjalan lebih baik dari sekarang.

“Terkait perizinan sudah digitalisasi yang terpusat di OSS dan kita semua tau, bahwa semangat Pemerintah itu mempermudah proses perizinan walaupun dibeberapa kota itu, kita masih proses adaptasi. Namun kami sangat mengapresiasi bagaimana Pemerintah itu mempermudah proses perizinan lewat OSS,” ungkapnya.

Ahmad Salim Assegaf juga mengucapkan terimakasih kepada semua, yang sudah mendukung sukses terlaksananya kegiatan Rakerda ini.

“Terlaksananya kegiatan ini juga tak lepas dukungan dari Bank BTN, Bank BRI, Wisata Bahari Lamongan, Suncity Group, Intiland, PT Pakuwon Jatim, Nippo Paint, Alamana Regency Group, Bank Mandiri, YKK AP, Insani Land,” tukas Ahmad Salim Assegaf yang juga selaku Wakil ketua Bagian Organisasi dan Profesionalisme Anggota REI DPD Jatim ini.

Sementara itu, Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Perusahaan Real Estate Indonesia (REI) Jawa Timur Drs. EC Soesilo Efendy juga menyamlaikan, bahwa Rakerda ini merupakan acara yang wajib harus dilaksanakan oleh DPD REI Jatim.

“Ya, jadi selama satu periode ini sebenarnya hanya satu kali pertemuan, namun untuk lebih mengefektifkan lagi karena yang tempo hari kita laksanakan secara hybrid dan saat ini sudah bisa dilaksanakan secara langsung,” ujarnya.

Menurutnya, terkait dengan perizinan setiap daerah memiliki karakter kebijakan sendiri, namun dikatakannya tidak mempersulit karena perizinan saat ini secara online atau digitalisasi memang tidak mudah dan perlu proses.

“Sehingga antara pusat dan daerah ini perlu connect atau berkesinambungan komunikasinya, tentu saja itu juga sangat penting. Jadi sebetulnya bukan sulit namun karena proses. Tapi semua itu semua bisa diatasi, diatasinya seperti apa ya komunikasi, seperti yang disampaikan oleh ibu Gubernur Jatim tadi, tentang perlunya duduk bareng dan pasti bisa selesai,” paparnya.

Dari Rakerda ini, lanjut Drs. EC Soesilo Efendy perlu koreksi, agar mawas diri dari kinerja yang kemarin-kemarin seperti apa.

“Dengan tujuan ke depan kita bisa lebih maksimal lagi. Apalagi tahun kemarin masih pandemi jadi kurang efektifnya pertemuanya itu kurang. Diharapkan dengan seringnya bertemu saat ini, akan berbeda apalagi hari ini kita semangat dengan hadirnya Ibu Wali Kota Batu dan Ibu Gubernur Jatim,” tandas Drs EC Soesilo Efendy yang juga Dirut PT Panca Teja Sentana ini. (Yan)

Share: