by

Hadiri Penerimaan MABA di Universitas Thribhuana Tunggadewi, Kombes Pol Buher Gelorakan Penguatan Ideologi Pancasila dan Karakter Kebangsaan

MALANG NEWS – Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto, S.I.K., M.Si bersama Forkopimda Kota Malang menghadiri undangan Upacara Penerimaan Mahasiswa Baru (Maba) di Universitas Thribhuana Tunggadewi, pada Kamis (15/9/2022).

Dalam kunjungannya, Kapolresta Malang Kota juga didapuk sebagai narasumber penguatan ideologi Pancasila dan karakter kebangsaan, dalam acara Pengenalan Kegiatan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru.

“Unitri adalah miniatur Indonesia, hal ini terbukti mahasiswa barunya berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, jadikan perbedaan sebagai khasanah yang memperkuat persatuan. Bangsa ini disatukan oleh segala perbedaan, yang disatukan dalam ideologi Pancasila dengan nilai-nilainya yang luhur dan dijadikan kesepakatan bersama,” kata Kombes Pol Budi Hermanto.

Mantan Kapolres Batu ini juga menambahkan, bahwa Polresta Malang Kota selalu siap memberikan rasa aman dan nyaman.

“Ya, sehingga kegiatan perkuliahan dapat berjalan lancar siap menjaga seluruh keselamatan Mahasiswa Baru (Maba) yang saat ini menempuh pendidikan di Kota Malang,” ujarnya.

Kapolresta Malang yang kerap disapa Buher ini menyampaikan, jika sejumlah Maba sendiri kini sudah masuk untuk menjadi bagian dari warga Kota Malang.

“Sehingga pengawasan itu perlu dilakukan, agar para orang tua yang jauh dari mahasiswa bisa merasa tenang. Karena para Maba ini juga banyak yang berasal dari luar Kota Malang, yang saat ini mereka menjadi bagian dari masyarakat Kota Malang. Maka kami dari Kepolisian dan TNI siap menjaga keselamatan. Sehingga, membuat tenang para orang tua dan mereka percaya, bahwa anak-anaknya kita jaga,” ungkap Kombes Pol Buher.

Lebih lanjut dikatakannya, bahwa para mahasiswa tersebut juga memiliki organisasi kemahasiswaan dan juga organisasi daerah. Itu menurutnya, juga akan dikelola dengan baik. Apalagi, saat ini juga akan diwacanakan mengenai rumah kebangsaan.

“Wacana tentang rumah kebangsaan, ini nanti akan kita adopsi dari provinsi. Sehingga, nanti organisasi mahasiswa dan organisasi kedaerahan itu menjadi satu di situ,” paparnya.

Menurutnya, para mahasiswa juga harus memiliki rasa toleransi yang tinggi terhadap sesama.

“Karena masyarakat di Kota Malang bisa menerima mereka dengan baik, maka mereka juga harus bertindak dan berperilaku dengan baik pula,” pungkasnya. (And)

Bagikan Tautan

News Feed