by

Dikunjungi DR. Hotma Sitompoel, Ketua Yayasan SPI: Terimakasih Telah Menguatkan Mental Anak Didik Kami

MALANG NEWS – Usai mengikuti persidangan pembacaan tuntutan terdakwa JEP yang ditunda, DR. Hotma Sitompoel, S.H., M.Hum bersama tim kuasa hukum JEP mengunjungi SMA Selamat Pagi Indonesia (SPI) Kota Batu, pada Rabu (20/7/2022) siang.

Dalam kunjungannya tersebut, DR. Hotma Sitompoel menguatkan mental terhadap siswa dan siswi yang bersekolah di SPI Kota Batu.

“Ya, kunjungan kami ini hanya menguatkan mental kepada para murid dan guru serta pihak sekolah, agar selalu bersemangat dan tidak terpengaruh terhadap isu-isu di luar yang belum tentu dapat dipertanggung jawabkan akan kebenarannya,” kata Bang Hotma sapaan akrabnya kepada awak media.

Menurutnya, siswa dan siswi di SPI harus tetap fokus belajar dan berkarya dan selalu semangat dalam mengikuti proses belajar mengajar.

“Tujuan kami memberikan semangat kepada para murid-murid di SPI Kota Batu, agar mereka selalu tenang dan tetap fokus dalam belajar,” ujar Bang Hotma.

Di tempat yang sama, Ketua Yayasan SPI Kota Batu DR. Tech Sendy Fransiscus Tantono Putro, S.T., M.T., M.Eng., Ph.D mengucapkan rasa terimakasihnya kepada DR. Hotma Sitompoel, karena telah memberikan kekuatan, dengan memotivasi terhadap para siswa dan siswi di SPI Kota Batu.

“Kami mengucapkan terimakasih, karena dengan memberi penyemangat dan dukungan moril kepada anak didik kami, mereka jadi bersemangat lagi untuk belajar dan tetap fokus,” tutur Koh Sendy sapaan akrabnya.

Menurutnya, proses belajar dan mengajar harus terus dilakukan untuk semata-mata demi mencerdaskan generasi anak bangsa.

“Kami juga tekankan kepada murid-murid untuk mari bersama melanjutkan proses belajar mengajar, jadi tidak perlu terpengaruh terhadap isu di luaran sana, karena selama ini di SPI semua baik-baik saja,” ungkapnya.

Pihaknya juga menginginkan, agar semua proses belajar mengajar dapat tetap berjalan dengan baik di SPI Kota Batu.

“Karena peranan pendidikan sangat penting dalam mencerdaskan kehidupan anak bangsa. Selain itu, juga dibutuhkan rasa kepedulian bagi seluruh masyarakat Bangsa Indonesia,” tandas Koh Sendy. (Yan)

Bagikan Tautan

News Feed