by

Pimpin Apel Gelar Pasukan, Kombes Pol Buher: Perhatikan Kesehatan, Keselamatan, dan Keamanan Bertugas

MALANG NEWS – Di era perkembangan zaman seperti sekarang ini, kehidupan bermasyarakat semakin kompleks sehingga turut menimbulkan berbagai permasalahan yang salah satunya  merupakan permasalahan lalu lintas, terutama terkait dengan keselamatan.

Hal ini menjadi tantangan, sekaligus perhatian bagi pihak kepolisian untuk dapat mengantisipasi tingkat gangguan Kamseltibcar lantas, agar dapat menekan angka pelanggaran dan fatalitas kecelakaan lalu lintas yang terjadi.

Berbagai upaya di lakukan oleh pihak kepolisian, guna menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam disiplin berlalu lintas,  diantaranya melalui edukasi, sosialisasi, sampai pada penegakan hukum.

Guna menimbulkan efek jera bagi pelanggar lalu lintas, pihak kepolisian menerapkan tindakan tilang. Tindakan penilangan dalam Operasi Patuh Semeru 2022 kali ini menggunakan metode teknologi dengan inovasi, yang berbasis IT yakni E-TLE ( Elektronic Traffic Law Enforcement) yang sudah diterapkan pula di wilayah Timur.

Berdasarkan Anev Ditlantas yang dilakukan pada periode Januari hingga Mei 2022, mendapatkan hasil peningkatan yang cukup signifikan terkait dengan angka pelanggaran dibanding tahun lalu yaitu sebesar 27 persen dan peningkatan sebesar 36 persen, untuk angka kecelakaan lalu lintas.

Tentu saja hal ini menandakan, bahwa kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas masih rendah sehingga kepolisian republik Indonesia berusaha mengantisipasi terhadap permasalahan tersebut, dengan melaksanakan Operasi Patuh Semeru 2022 dengan tema “Tertib Berlalu Lintas Menyelamatkan Anak Bangsa”.

Tak terkecuali di Kota Malang juga turut melaksanakan Operasi Patuh Semeru 2022, dengan dilaksanakan Apel Gelar Pasukan yang dipimpin oleh Kapolresta Malang Kota Kombes Pol. Budi Hermanto S.I.K., M.Si di halaman depan Polresta Malang Kota, pada Senin (13/6/2022) pagi.

Apel Gelar pasukan tersebut juga dihadiri oleh Wakapolresta Malang Kota, Dandim 0833, Dandenpom V-3, Para Pejabat Utama Polresta Malang Kota, Kodim 0833, Denpom V/3, Satpol PP Kota Malang, Dinas Perhubungan Kota Malang, dan seluruh anggota Polresta Malang Kota.

Kombes Pol. Budi Hermanto S.I.K., M.Si menyampaikan, agar program yang dilakukan oleh Jawa Timur seperti E-TLE harus terus ditingkatkan, karena angka pelanggaran yang terus meningkat serta tingkat kesadaran masyarakat akan peraturan lalu lintas masih cukup rendah.

“Memang perlu dilakukan penindakan secara tegas dan terukur, guna menekan angka kecelakaan yang terus meningkat karena sesuai dengan arahan, bahwa kegiatan operasi tahun ini mengedepankan edukasi dan penindakan tegas yang terukur,” jelas Kombes Pol. Buher sapaan akrabnya.

Mantan Kapolres Batu ini mengungkapkan, adapun menjadi sasaran prioritas dalam Operasi Patuh Semeru 2022 kali ini adalah bagi mereka pengendara yang melanggar peraturan lalu lintas.

“Ya, diantaranya pengemudi yang melawan arus lalulintas, tidak menggunakan helm SNI, pengendara di bawah umur, pengemudi dalam keadaan mabuk, menggunakan ponsel saat berkendara, tidak menggunakan sabuk pengamanan serta kendaraan over dimensi dan over loading,” papar dia.

Menurut orang nomor satu di jajaran Polresta Malang Kota ini, Operasi Patuh Semeru 2022 ini akan dilaksanakan selama 14 hari ke depan terhitung dari 13 Juni hingga 26 Juni 2022.

“Saya berpesan agar seluruh anggota dapat menghindari sikap arogan dan segala penyimpangan yang dapat menurunkan citra polisi di masyarakat. Mari kita berikan informasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait Operasi Patuh Semeru 2022, dengan tetap memperhatikan kesehatan, keselamatan, dan keamanan dalam bertugas,” tutup Kapolresta Malang Kota dalam amanatnya. (And)

Bagikan Tautan

News Feed