by

JPU Hadirkan Saksi Ahli, Kuasa Hukum JEP: Berdasarkan Keterangannya Kami Puas

MALANG NEWS – Sidang lanjutan terkait dengan perkara dugaan kasus asusila yang terjadi di Sekolah Selamat Pagi Indonesia (SPI) Kota Batu kembali di gelar. Dalam sidang kali ini, agenda masih saja menghadirkan dan mendengarkan keterangan dari dua orang saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Dua orang saksi ahli yang dihadirkan oleh JPU tersebut, dari dokter Forensik Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Jatim dan dari Psikolog Pusat Pelayanan Terpadu (PPT) Polda Jatim. Kedua orang saksi dihadirkan, untuk didengar keterangannya pada sidang kali ini.

Jadwal agenda persidangan pada hari ini, telah memasuki sidang yang ke tigabelas, yang digelar di ruang Cakra, Pengadilan Negeri (PN) Jalan A. Yani No.198, Purwodadi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, pada Senin (6/6/2022) siang.

Dalam wawancara singkatnya tim kuasa hukum dari Julianto Eka Putra (JEP) Philipus Harapenta Sitepu, SH., MH menyampaikan, bahwa jika semua keterangan para saksi yang dihadirkan JPU sesuai dengan bidangnya.

“Berdasarkan hasil keterangannya dalam persidangan memang sesuai dengan bidangnya, dan itu juga bisa di uji. Pada intinya kami sangat puas, baik secara teori maupun keilmuan. Tapi kalau ada data pembanding yang lain, ya nantinya juga bisa berubah,” ujarnya saat diwawancarai awak media, usai persidangan.

Pihaknya menambahkan, jika saksi ahli dokter Forensik menerangkan pernah memeriksa terdakwa. Dan Psikolog Forensik, juga pernah memeriksa terduga korban.

“Namun, hanya saja Psikolog Forensik tidak pernah memeriksa terdakwa. Walaupun menurut kami, perlu sebenarnya untuk memeriksa terdakwa. Jadi, data para saksi ahli hanya dari terduga korban,” ungkapnya.

Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Pengadilan Negeri (PN) Kota Malang Edi Sutomo, SH., MH kepada awak media menyampaikan, jika dalam agenda persidangan kali ini menghadirkan dua orang saksi ahli dari Polda Jatim.

“Menurut keterangan dari kedua orang saksi ahli, mereka menerangkan sesuai dengan keahliannya,” paparnya.

Edi Sutomo yang juga sebagai Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Batu ini mengungkapkan, jika agenda sidang berikutnya di jadwalkan seperti semula.

“Untuk sidang selanjutnya tanggal 8 Juni tahun 2022. Saksi yang dihadirkan JPU dari Deputi Perempuan dan Anak (PPA) ” tandasnya. (Yan)

Bagikan Tautan

News Feed