by

Tribute Night To The Mercy’s With Batu Legend Band, Hibur Pengunjung Amaranta Terrace Guest House

MALANG NEWS – Konser Tribute Night To The Mercy’s ‘Lagu Rindu Untuk Negeri’ digelar di Scene Musical Amaranta Terrace Guest House, Jalan Melati Kavling Atas, No:15, Desa Songgokerto, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu, Kota Batu, pada Rabu (25/5/2022) malam.

Dalam acara konser musik ini, menampilkan Eddi Pramono with Batu Legend Band, yang dihadiri oleh ratusan penggemar dari band The Mercys seperti Jakarta, Semarang, Surabaya, Sidoarjo, Sorong Papua bukan hanya se Malang Raya saja.

Bagi para pengunjung yang datang ke acara musik tersebut, cukup hanya dengan reservasi senilai Rp 100 ribu bakal mendapatkan doorprize, free drink dan snack.

Suliono, SH., M.Kn selaku owner Amaranta Terrace Guest House, yang juga sekaligus sebagai penggagas acara yang juga sebagai wakil PERADI Kabupaten Malang menjelaskan, bahwasanya acara musik ini untuk mengobati kerinduan bagi para penggemar untuk bernostalgia atau mengenang lagu-lagu oldies karya dari band The Mercy’s.

“Ya, karena selama ini kekuatan dari lagu-lagunya masih memberi nyata, bahwa band legenda papan atas Indonesia The Mercy’s tidak pernah mati dalam hati para pencintanya,” terang dia.

Suliono yang juga berprofesi seorang pengacara, juga sebagai wakil PERADI Kabupaten Malang ini lebih lanjut menguraikan, pastinya sangat pantas dikatakan karya-karyanya masih bisa disenandungkan dan diperdengarkan dalam banyak kesempatan kapanpun dan dimanapun berada.

“Kebetulan, saya juga penggemar lagu-lagu dari The Mercy’s, yang pada akhirnya musikalitasnya telah menjadi salah satu legenda, juga memperkaya khasanah blantika musik pop Indonesia,” ungkap dia.

Pengacara muda yang tergabung pada LBH Prodeo Ismaya Kota Malang ini memaparkan, jika band yang telah melegenda sepanjang masa The Mersy’s, di ibaratkan seperti mata air yang mengalir menembus dan menjangkau relung hati masyarakat musik Indonesia.

“Band legendaris The Mercy’s juga mampu mengaliri dengan kesejukan lantunan lagu-lagunya, tentang nostalgia sepanjang masa. Sehingga tetap bermakna bagi banyak orang, terutama para pecinta maupun penggemar musik pop tanah air,” bebernya.

Di tempat yang sama, Eddi Pramono (66) penyanyi legendaris kelahiran Kota Blitar, yang kini telah menetap di Kota Malang menyampaikan, bahwa kecintaannya terhadap lagu-lagu oldies telah mendarah daging, bahkan sejak dirinya masih remaja hingga sekarang inipun tetap menyukainya.

“Prinsipnya saya memang hobi menyanyi sejak SD, saya terpanggil menekuni hobi nyanyi. Karena, pada tahun 1970-an dulu, muncul lagu-lagu band yang melegenda, seperti The Mercy’s, Koes Plus, Panbers, dan D Ll’oyd,” ujar Sam Eddi, sapaan akrabnya.

Ayah dengan dua ini menambahkan, jika dirinya juga menyukai lagu-lagu dari mancanegara, seperti The Beatles.

“Saya lagu mancanegara juga banyak yang suka, tapi lebih menyukai lagu-lagu pop Indonesia. Karena juga sekaligus melestarikan lagu-lagu yang membangkitkan kenangan indah, terutama pada masa lalu,” ucap kakek empat cucu ini.

Sementara itu, Nilasari Febrina (41) salah seorang pengunjung Amaranta Terrace Guest House yang juga pecinta lagu-lagu The Mercy’s asal Kelurahan Songgokerto, Kota Batu mengungkapkan, jika dirinya merasa bernostalgia kembali dengan mengenang masa-masa lalu untuk mengobati rasa kerinduannya, khususnya dengan lagu-lagu yang dibawakan oleh Eddi Pramono with Batu Legend Band.

“Dengan membawakan lagu-lagu buah karya dari The Mercy’s, saya merasa kembali ke masa lalu waktu masih muda dulu,” ungkapnya sembari menikmati segelas kopi.

Ibu dengan satu anak ini menambahkan, jika dirinya dahulu juga pernah tergabung sebagai vokalis dari band tersebut.

“Selain itu, Pak Eddi Pramono adalah salah satu guru vokalis saya, yang dulu telah mengajari dengan memperkenalkan dan memperdengarkan lagu-lagu dari The Mercy’s. Maka dari itu, saya sengaja datang kesini bersama suami untuk menikmati lagu-lagu zaman dulu yang kini terus melegenda seperti The Mercy’s, yang tak pernah hilang ditelan oleh waktu,” tandas mantan vokalis kelahiran Kota Batu ini.

Sebagai informasi, puluhan lagu-lagu dari band legendaris papan atas Indonesia The Mercy’s, sukses di lantunkan Eddi Pramono bersama Batu Legend Band.

Diantaranya, Kisah Seorang Pramuria, Usah Kau Harap Lagi, Pergi Tanpa Berita, Dalam Kerinduan, Hanyalah Kenangan, Hidupku, Biarku Sendiri, Gara-Gara Cinta, Semua Bisa Bilang, Injit-injit Semut, Bunga Mawar, Tiada Lagi, Ayah, Bilakah dan Masih Sekolah serta beberapa lagu-lagu dengan jumlah total 27 lagu.

Tak ayal dahaga pengunjung pun merasa terpuaskan seketika, sekaligus terobati dengan bersenandung dan bernostalgia bersama keluarga dan rekan sejawat. (Yan)

Bagikan Tautan

News Feed