by

Polresta Malang Kota, Pastikan Penyelidikan Kasus Reza Fahd Adrian Jalan Terus

MALANG NEWS – Pemilik akun yang menjadi viral atas nama Reza Fahd Adrian, telah memberikan klarifikasi perihal perjalannya mulai dari Samarinda hingga ke Kota Malang, yang disertai permohonan maaf di media sosial, pada Selasa (8/2/2022).

Namun hingga kini, penyidik Polresta Malang Kota masih menunggu kehadiran yang bersangkutan untuk memberikan klarifikasi atas aksi yang dilakukannya itu.

Seperti yang disampaikan Kapolresta Malang Kota Kombes Pol. Budi Hermanto, S.I.K., M.Si yang akrab disapa Buher ini juga mengaku telah menerima kiriman link akun instagram @luckyreza dari awak media yang berisikan kata permintaan maaf dan klarifikasi dari yang bersangkutan.

Dalam akun tersebut, terdapat salah satu unggahan Reza yang menjelaskan soal perjalanannya bersama keluarga mulai dari Samarinda hingga ke Kota Malang.

Salah satunya poin, Reza menyebut istrinya yang sedang positif Covid-19, namun masih mengunjungi beberapa destinasi di wilayah Kota Malang, Kota Batu, dan sekitarnya. 

Kemudian Reza juga mengunggah beberapa foto di Lai-Lai Market Malang. Dia menulis, bahwa keluarganya ada yang positif Covid-19 tapi masih nekat jalan-jalan. Dari situ, terlihat dia menganggap sepele sebuah virus Covid-19.

Tak pelak, unggahan itu pun menjadi viral sejak Minggu (6/2/2022), dan pihak Polresta Malang Kota telah mengirimkan surat panggilan terhadap pemilik akun tersebut, pada Senin (7/2/2022) lalu.

“Intinya Polresta Malang Kota sudah memanggil dan diterima surat panggilan oleh yang bersangkutan. Artinya dia mau unggah (klarifikasi) sekalipun, penyidik akan menunggu kehadiran yang bersangkutan untuk diambil keterangan,” tegas Buher kepada awak media, Rabu (9/2/2022).

Menurut mantan Kapolres Batu ini, panggilan dilakukan oleh jajaran Polresta Malang Kota kepada pemilik akun Reza Fahd Adrian, mengenai pertanggungjawabannya terkait Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

“Yang bersangkutan dipanggil ada pertanggungjawaban terkait Undang-Undang Kekarantinaan Kesehatan, dan
surat panggilan sudah diterima oleh yang bersangkutan, dan saat ini sedang mengatur jadwal untuk memenuhi panggilan penyidik,” ungkap Buher. 

Pihaknya berharap, agar yang bersangkutan patuh dan taat pada hukum yang berlaku.

“Ya, dengan datang dan memberikan klarifikasi di Polresta Malang Kota tentunya,” pungkas Kombes Pol. Buher. (And)

Bagikan Tautan

News Feed