by

Berpartisipasi Halau Covid-19, ASTana Distribusikan Oksigen Konsentrator ke Ponpes

MALANG NEWS – Berpartisipasi menghalau persebaran Virus Covid-19, ASTana (Aksi Santri Tanggap Bencana) mendistribusikan Oksigen Konsentrator ke Ponpes.

“Distribusi konsentrator oksigen ke pondok-pondok pesantren ini tentu juga akan membantu penanganan pandemi dengan menyediakan akses alat kesehatan bagi santri, guru, dan juga warga sekitar,” kata Pendiri ASTana ( Aksi Santri Tanggap Bencana ), sebuah organisasi manajemen kebencanaan independen, Gus Ahmad Syauqi Ma’ruf Amin, Sabtu (18/9/2021).

Seperti diketahui, ASTana (Aksi Santri Tanggap Bencana), organisasi manajemen kebencanaan independen yang didirikan oleh Gus Ahmad Syauqi Ma’ruf Amin dan KH. Ma’ruf Amin pada 2017, menyerahkan secara simbolis donasi konsentrator oksigen pada pimpinan Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Khoiriyah Hasyim di Jawa Timur.

Acara ini, merupakan bagian dari program Jaga Kyai – Jaga Bu Nyai dari ASTana dilaksanakan  bersama Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, dengan disaksikan oleh Putra Wakil Presiden Gus Ahmad Syauqi Ma’ruf Amin yang turut hadir di lokasi.

Gus Ahmad Syauqi mewakili Ayahanda Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada seluruh pondok pesantren, baik penerima donasi konsentrator oksigen agar dapat mendukung program Jaga Kyai dan Jaga Bu Nyai.

Distribusi konsentrator oksigen pertama telah dilakukan di Pondok Pesantren Salafiyah Safi’iyah Khoiriyah Hasyim, Seblak, Jombang, Jawa Timur.

Dihadiri langsung oleh Gus Ahmad Syauqi (Founder ASTana), KH. Waryono Dir. PD Podtren Kemenag RI, Brigjen TNI Bagus Budiyanto Kapok Sahli Pangdam V/Brawijaya, AKBP Melky Wadir Pam Obvit Polda Jatim, Budi Santoso Kalaksa BPBD Jatim, H. Roziqi Ketua Baznas Jatim, Letkol Inf Triyono, S.E Dandim 0814/Jombang, AKBP Agung Setyo Nugroho, SIK Kapolres Jombang, Mayor Inf Bambang (Kasipuan Ter Korem 082/CPCJ, KH. Abdul Hakim Mahfudz/Gus Kikin Pengasuh Pesantren Tebuireng, Nyai Hj. Maksunah Faruq Pengasuh Ponpes Salafiyah Safi’iyah Khoiriyah Hasyim, Laksono Kemenag Jatim, Taufiqurrahman, Kepala Kemenag Jombang, Jajaran PJU Polres, Forpimcam Diwek dan Perwakilan Ponpes yang mendapatkan bantuan.

Distribusi kedua akan dilakukan pada 24 September 2021 di Solo Jawa Tengah dan distribusi ketiga ditanggal yang sama di DIY Yogyakarta, lalu distribusi keempat akan dilakukan 25 September 2021 di Bandung Jawa Barat, serta distribusi terakhir akan dilakukan di PP. An Nawawi Tanara, Provinsi Banten.

Cahilbryan Abbiyya, salah satu Co-founder ASTana, menegaskan komitmen ASTana dalam mendukung pemerintah Indonesia selama pandemi Covid-19.

“Ketika kasus Covid-19 naik pada akhir Juli, ASTana segera menghubungi Kementrian Agama untuk mencari tau bantuan apa yang sedang dibutuhkan. Kami bersyukur bahwa setelah program Jaga Kyai dan Jaga Bu Nyai untuk Indonesia diluncurkan, Kementerian Kesehatan melaporkan bahwa pemenuhan oksigen di rumah sakit di Indonesia, khususnya Jawa-Bali telah membaik,” tukasnya.

“Meski kasus Covid-19 telah mengalami penurunan, ASTana akan terus mendukung pemerintah, dan melakukan upaya terbaik untuk membantu penanganan pandemi,” pungkasnya. (Had)

Bagikan Tautan

News Feed