Langsung ke konten
Berita

Lansia di Dampit Derita Decubitus, Hingga Tubuh Luka Keluar Belatung Perlu Bantuan

2 menit baca
79x dibaca
AD 728x90 — Landscape
Bagikan:
Lansia di Dampit Derita Decubitus, Hingga Tubuh Luka Keluar Belatung Perlu Bantuan

MALANG NEWS – Sekitar 6 bulan yang lalu warga Desa Sumber Kembar, Kecamatan Dampit, Kabupaten…

Suliadi, lansia di Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang yang mengalami Decubitus, butuh bantun. (Had)

MALANG NEWS – Sekitar 6 bulan yang lalu warga Desa Sumber Kembar, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Suliadi (50) terjatuh. Akibatnya, di kakinya timbul luka yang tidak sembuh-sembuh hingga kini.

Ia kini hanya bisa terbaring saja, tanpa bisa beraktifitas seperti biasanya. Mirisnya, dari luka tersebut malah timbul bau menyengat yang sangat tidak sedap.

Ironisnya,  saat video call dengan relawan, terlihat adanya makhluk kecil yang bergerak-gerak dari luka tersebut. Dan setelah diperiksa secara seksama, ternyata sudah ada belatungnya.

Baca Juga
Warga Pasuruan Berhasil Diamankan Satreskrim Polres Batu, Diduga Curi Uang Rp 5 Juta

Warga Pasuruan Berhasil Diamankan Satreskrim Polres Batu, Diduga Curi Uang Rp 5 Juta

Berita

Karena hanya bisa rebahan atau berbaring saja, di pinggul dan pundak juga timbul luka (decubitus) yang juga berbau tidak sedap.

Karena ketiadaan biaya, Suliadi belum pernah berobat sama sekali. Disamping belum memiliki BPJS, juga karena tidak memiliki uang.

Semula Suliadi bekerja sebagai penjual bakso. Namun akhirnya berhenti. Kemudian ia bekerja sebagai buruh menyabit rumput. Sedangkan istrinya (Tugini) hanya bekerja sebagai pencari daun pisang.

Baca Juga
12 Pedagang Pasar Induk Among Tani Diperiksa Kejari Batu, Nantinya Bakal Periksa Pihak Lain

12 Pedagang Pasar Induk Among Tani Diperiksa Kejari Batu, Nantinya Bakal Periksa Pihak Lain

Berita

Jadi penghasilannya sangat jauh dari kata cukup.
Jangankan untuk berobat, sekedar untuk dimakan saja terkadang tidak cukup. Tidur pun, Suliadi di lantai beralaskan kasur yang sudah padat.

Sebenarnya mereka memiliki seorang anak. Namun sudah meninggal dunia. Dan di rumah mereka masih ada cucu perempuan dan salah seorang kerabat yang juga tidak bisa bekerja (difabel).

“Bisa dibayangkan betapa berat beban yang harus dipikul ibu Tugini,” terang Relawan Arya Ananta, Sabtu (24/7/2021).

Baca Juga
Korban Terpeleset di Sungai Ratusan Warga Kaliputih Antar ke TPU

Korban Terpeleset di Sungai Ratusan Warga Kaliputih Antar ke TPU

Berita

Kebutuhan urgent adalah uang, sembako, obat luka dan kasur decubitus. Kondisi terkini tubuh bagian belakang penuh luka.

“Ini saya pesan kasur Decubitus untuk sedikit meringankan beban. Agar terkena udara dan tidak semakin membusuk. Sebenarnya sangat parah. Karena di bagian belakang penuh luka,” ungkapnya.

Karena itu, melalui postingan ini, dirinya sangat berharap ada dermawan yang terketuk hatinya, untuk membantu keluarga tersebut.

“Bisa menghubungi Arya Ananta di  085793630080. Dan juga nomer rekening 6377 0100441 5533..BRI atas nma SUTIANA,” pungkasnya. (Had)

AD 728x90 — Landscape
E

Ditulis oleh

Edo Rabmadhani

Aktifkan Notifikasi

Dapatkan update berita terbaru langsung di browser Anda.