by

Sharing Ilmu dan Pengalaman, Kemensos RI Jalankan Uji Petik Kartar Teladan Kabupaten Malang

Kegiatan Uji Petik Kartar Teladan, di Kabupaten Malang. (Had)

MALANG NEWS – Sebagai upaya sharing ilmu dan pengalaman seputar kiprah masyarakat dan generasi muda, Kemensos RI menjalankan Uji Petik Kartar Teladan di Kabupaten Malang.

Hal ini, karena Karang Taruna menjadi ujung tombak perubahan dalam turut mengatasi berbagai masalah sosial kemasyarakatan di Indonesia.

Merupakan sebuah hal yang istimewa mengawali Juni 2021 ini, Kemensos RI dan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, melakukan uji petik kegiatan pilar-pilar sosial (karang taruna teladan) di Desa Talangsuko, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang.

“Alhamdulillah, kegiatan berjalan lancar dan sukses. Diharapkan bisa memberikan kemanfaatan yang luas,” tegas Ketua Karang Taruna Kabupaten Malang, Andri Yulianto, pada Rabu (9/6/2021).

Kegiatan ini memiliki tujuan untuk pengumpulan data dan pengambilan profil kegiatan sosial, yang diperankan oleh karang taruna kepada masyarakat dan karang taruna adalah organisasi sosial yang berperan di tengah-tengah masyarakat.

Kegiatan ini juga melibatkan banyak pihak diantaranya, Humas Dayasos Kementrian Sosial RI, Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Dinas Sosial Kabupaten Malang,  Kasi Kesos Kecamatan Turen, Kepala Desa Talangsuko beserta perangkat desa, Karang Taruna Dharma Bakti Desa Talangsuko, TKSK kecamatan Turen, Tagana Turen,  Babinsa Desa Talangsuko dan Warga desa Talangsuko.

Agenda spesial ini turut melibatkan narasumber dalam pertemuan, yakni Marsudi Urip Kasi Kesos Kecamatan Turen, Burhanuddin Kepala Desa  Talangsuko, dan Andri Yulianto Ketua Karang Taruna Dharma Bakti.

Kegiatan ini bermanfaat, untuk berbagi ilmu atau pengalaman yang dilakukan di desa tentang tugas dan fungsi sebagi karang taruna lewat profil Humas Dayasos Kementrian Sosial RI.

“Semoga ke depannya karang taruna tambah maju dan tetap membantu masyarakat yang membutuhkan, karena  kita adalah pekerja sosial. dan diharapkan bisa menumbuhkan jiwa usaha muda supaya bisa membantu perekonomian masyarakat desa,” terang Andri.

Menurutnya, karang taruna adalah tombak ujung perubahan kemajuan desa, yang muda saatnya yang berkarya.

“Pemuda harus berani menjadi agen-agen perubahan untuk kemajuan desa,” pungkasnya. (Had)

Bagikan Tautan

News Feed