Ikuti Kami di Google News

STIKes Kepanjen, saat sesi foto bersama usai salurkan bantuan dan
Pemeriksaan kesehatan korban gempa. (Had)

MALANG NEWS – Gempa yang telah melanda Wilayah Malang Selatan sebagaimana yang diberitakan banyak media massa dengan kekuatan 6,1 skala richter, mengakibatkan banyak kerusakan bangunan rumah warga serta sebagian besar masyarakat mengungsi di tenda pengungsian.

Pasca dua Minggu akibat gempa ini, STIKes Kepanjen bersama Dosen dan Mahasiswa bersikap peduli terhadap masyarakat yang terdampak bencana gempa di wilayah Desa Purwoharjo, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang yang memang menjadi lokasi terdampak cukup parah di daerah Malang Selatan ini.

Ketua STIKes Kepanjen Dr. Riza Fikriana, S.Kep.Ns.,M.Kep menyampaikan sebagai bentuk keprihatinan dan kepedulian bagi masyarakat yang terdampak bencana gempa ini, keluarga besar Civitas Akademik STIKes Kepanjen menghimpun penggalangan donasi sejak 11-20 April 2021.

“Alhamdulillah dosen, karyawan, mahasiswa beserta para ikatan alumni STIKes Kepanjen antusias dan peduli memberikan sumbangan secara sukarela, yang akan disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima. Bentuk bantuan berupa paket sembako khusus keluarga yang terdampak dengan sejumlah 120 paket kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak, tepung dan mie instan. Semoga dapat bermanfaat apalagi dalam waktu dekat status darurat bencana akan dicabut,” terang Riza sapaan akrabnya, Sabtu (24/4/2021).

Pendistribusian bantuan dilaksanakan Jumat, 22 April 2021 yang dipusatkan di Desa Purwoharjo, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang.

Wakil Ketua I Bidang Akademik Wiwit Dwi N.,S.Kep.Ns.,M.Kep yang hadir secara langsung dilokasi dan didampingi Waket II, Waket III, Kaprodi beserta para Dosen dan Mahasiswa serta Perwakilan Ikatan Alumni menyampaikan, kegiatan ini  merupakan bentuk wujud kepedulian STIKes Kepanjen. “Apalagi Kampus kita berada di Wilayah Kabupaten Malang,” jelasnya.

Perempuan yang sedang menempuh studi S3 Keperawatan di Unair ini menambahkan, STIKes Kepanjen tidak hanya menyalurkan bantuan hasil donasi saja, akan tetapi juga melaksanakan pemeriksaan kesehatan bagi warga yang terdampak bencana dan yang sedang berada di tenda-tenda pengungsian.

“Hal ini karena pasca dua Minggu bencana, biasanya banyak yang mengeluh ISPA, gatal-gatal dan penyakit lainnya,” ungkap dia.

Hal ini juga disampaikan oleh Budi Tamtomo Perawat Senior Puskesmas Ampelgading, yang ikut mendampingi bersama Perawat Desa dan Bidan Desa setempat menyampaikan banyak terima kasih kepada STIKes Kepanjen.

“Semoga melalui kegiatan Donasi STIKes Kepanjen dan Pemeriksaan Kesehatan ini, bisa membantu deteksi dini para warga masyarakat Desa Purwoharjo adanya penyakit-penyakit yang diakibatkan pasca dua Minggu gempa ini,” ujar Budi.

Sebagai petugas lapangan di bidang kesehatan, lanjut Budi, pihaknya juga terus memonitor dan melakukan home care pemeriksaan dari satu rumah ke rumah lainnya kepada warganya yang berada di wilayah kerja Puskesmas Ampelgading.

“Ya, tujuannya guna mengantisipasi pencegahan penyakit yang diakibatkan pasca dua Minggu terjadinya gempa,” tandasnya. (Had)

Share: