Ikuti Kami di Google News

Petugas Kepolisian
Petugas Kepolisian, saat tengah mengidentifikasi mayat yang ditemukan warga di sebuah warung. (Foto: Ahmad Saufudin/malangNEWS).
MALANG NEWS – Penyebab wanita yang berprofesi sebagai pemandu lagu yang meninggal tanpa busana di Jalan Raya Karangpandan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang tepatnya di warung, akhirnya berhasil diungkap pihak Kepolisian.


Hal itu diketahui, saat jajaran Kepolisian dari Polres Malang berhasil menangkap pelaku pembunuhan tersebut, yang diketahui berinisial W.

Berdasarkan informasi dari pihak Kepolisian, bahwa pembunuhan itu diduga kuat didasari rasa cemburu, hingga membuat pelaku nekat menghabisi nyawa wanita yang diketahui belakangan ini yatim piatu.

Hasil olah TKP yang dilakukan petugas Polres Malang, korban meninggal setelah mengalami luka tusukan di perut sebelah kanan, hingga sampai tembus lambung.

Diketahui, korban bernama Setia Nurmiati (21) yang akrap dipanggil Ayu. Wanita asal Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang.

Kapolsek Pakisaji AKP Edi Purnama menjelaskan, bahwa pihaknya berhasil menangkap W (34) sebagai terduga pelaku pembunuh gadis pemandu lagu itu.

Pelaku W ditangkap saat tim Buser Polres Malang telah melakukan pengejaran ke daerah Kepulungan, Kabupaten Pasuruan.


“Pelaku merupakan sopir truk. Belakangan diketahui dan terdeteksi bakal melarikan diri dengan membawa truk. Pelaku berinisial W ditangkap di daerah Pulungan oleh Polres Malang tadi malam, pada Selasa 23 Maret 2021 sekitar pukul 11.00 WIB,” terang Edi Purnama saat dikonfirmasi awak media, pada Rabu (24/3/2021).

Edi juga menganalisa, ada sebuah kecemburuan dalam percintaan antara korban dengan pelaku. Namun, Edi belum bisa menjelaskan secara gamblang mengenai bagaimana W membunuh korban, serta motifnya pelaku dengan cerita cinta dan kecemburuan sampai terungkap kasus ini.

“Biar nanti pihak Polres Malang yang memberikan penjelasan,” tegas Edi yang mengaku telah memantau kasus tersebut.

Sementara itu, Kapolres Malang AKBP Hendri Umar memberikan penjelasan terkait kasus pembunuhan tersebut.

“Besok saja Kamis (25/2/2021) kami berikan lewat rilis ungkap motif pembunuhan itu,” tandas Hendri Umar dengan singkat, melalui aplikasi pesan WhatsApp.

Pewarta: Ahmad Saifudin
Editor: Eko Sabdianto
Publisher: Edius

Share: