Ikuti Kami di Google News

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dan TP PKK pusat, bersama dengan pembagian masker dan sosialisasi protokol Covid-19 secara serentak di 57 kelurahan se-Kota Malang
Mendagri Muhammad Tito Karnavian dan TP PKK pusat, bersama dengan pembagian masker dan sosialisasi protokol Covid-19 secara serentak di 57 kelurahan se-Kota Malang. (Foto: Achmad Saifudin/malangNEWS)
MALANG NEWS – Peluncuran masker sebanyak 26 juta oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dan TP PKK pusat, bersama dengan pembagian masker dan sosialisasi protokol Covid-19 secara serentak di 57 kelurahan se-Kota Malang, Jumat (7/8/2020).


Kegiatan itu dilakukan, merupakan salah satu bentuk gerakan PKK beraksi salah satunya adalah keluarga PKK tangguh. Para ibu memastikan, bahwa semua keluarga sudah menerapkan protokol kesehatan dan ditandai dengan memasang stiker di setiap rumahnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Umum TP PKK, Mendagri, Gubernur Jawa Timur, Ketua TP PKK Jatim, Bupati, Wali Kota Malang dan Batu, Ketua Umum TP PKK Kota dan Kabupaten beserta Bupati dan Wali Kota lainnya se-Jatim melalui video conference.

Setelah launching gerakan 26 juta masker, dilanjutkan acara di Kampung Heritage Kajoetangan Kota Malang, dimana PKK Kota Malang turut Beraksi dalam rangka Gerakan Wanita memutus mata rantai Penyebaran Covid 19.

Salah satu kegiatan PKK Beraksi yakni dengan membagikan masker, kampanye hidup sehat dan menempelkan stiker PKK Tangguh Beraksi di setiap rumah. Mensosialisasikan gerakan hidup sehat di setiap rumah melalui PKK Kota, Kecamatan, Kelurahan hingga Dasawisma.

“Sebelumnya 1 juta masker yang sudah kami bagikan. Hari ini (kemarin) bersama ibu Ketua PKK Pusat dan Jatim, kami membagikan 57 ribu masker ke warga,” kata Ketua PKK Kota Malang, Hj. Widayati Sutiaji.

Keluarga PKK Tangguh tidak hanya program pembagian stiker saja, namun juga sosialisasi akan pentingnya menjaga kesehatan di masa pandemi ini.

“Tapi membentuk urban farming yang hampir seluruh RW di Kota Malang sudah kami gerakkan untuk program ini. Sengaja program ini dipelopori perempuan, tujuannya agar hasilnya lebih optimal,” ungkap dia.

Dirinya berharap, agar setiap warga tetap sadar akan pentingnya menggunakan masker dan selalu mengutamakan hidup sehat.

“Bukan hanya guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19, tapi juga untuk hidup yang lebih sehat kedepannya dengan makan asupan bergizi dari urban farming,” pungkasnya.

Pewarta: Achmad Saifudin
Editor: Eko Sabdianto
Puisher: Edius

Share: